BNN

Nyaris Terjebak Kepungan Api di Sungai Tabuk, Kakek Ini Ngesot ke Luar Rumah

  • Bagikan
Kakek ini berhasil menyelamatkan diri dari kepungan api di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar, Kalsel. (foto: istimewa)
Kakek ini berhasil menyelamatkan diri dari kepungan api di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar, Kalsel. (foto: istimewa)

Seorang kakek bernama Fauzan, nyaris terjebak kepungan api pada musibah kebakaran di Jalan Swadaya RT 02 Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalsel pada Kamis (7/10/2021) dini hari pukul 03.30 WITA. Dalam keadaan sakit, dia tertatih-tatih menghindari api yang sedang menghanguskan rumahnya dengan cara berkesot. Akhirnya selamat.

BANJAR, koranbanjar.net – Meski dalam keadaan sakit stroke ringan, kakek Fauzan berhasil selamat dari kebakaran hebat di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamata Sungai Tabuk. Menyaksikan api yang bergulung-gulung dan terus membesar, dia berusaha keluar dari kepungan api.

“Kaget, setelah melihat dinding-dinding rumah terbakar, saya perlahan ke luar rumah,” ucap kakek penderita stroke ini dengan terbata-bata.

Tidak ada isi rumah yang dapat diselamatan, semua ludes dimakan api. Namun dia bersyukur masih bisa menyelamatkan diri. “Tidak ada yang bisa diselamatkan. Untung juga dapat menyelamatkan diri,” kata dia.

Kakek ini juga menceritakan, sebetulnya saat api berkobar, dia tidak bisa berjalan. Tetapi hanya bisa berkesot menuju pintu rumah. Setelah mampu menggapai pintu rumah, dia berpegangan pada bingkai pintu untuk berdiri, sehingga bisa keluar dari kepungan api.

Puluhan rumah di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar, Kalsel jadi arang setelah diamuk api. (foto : istimewa)
Puluhan rumah di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar, Kalsel jadi arang setelah diamuk api. (foto : istimewa)

“Sebetulnya tidak bisa berdiri, tapi ba-kesot ke pintu. Sudah sampai di luar pintu, dinding-dinding rumah sudah terbakar,” ucapnya sambil menangis.

Dalam berita sebelumnya, kebakaran telah menghabiskan 12 rumah, 6 rumah mengalami rusak ringan dan 8 unit sepeda motor ikut terbakar.

“Total kepala keluarga yang terdampak ada 19 kk dan 73 jiwa. Beberapa barang berharga seperti sepeda motor juga ikut hangus terbakar,” ucap Kepala UPT Damkar Kabupaten Banjar Gusti Yudhi.

Selain itu, 500 blek gabah kering yang siap giling juga hangus terbakar tanpa sisa.

Dikatakan, dari informasi masyarakat terkait kebakaran itu, langsung berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memadamkan listrik.

“Sesampainya di lokasi petugas langsung memadamkan kobaran api. Sekitar pukul 04.50 WITA, api dapat dikatakan aman,” katanya.

Untuk penyebab musibah kebakaran itu, diduga akibat dari instalasi listrik salah satu rumah yang rusak. Mengenai total kerugian, ditaksir kurang lebih Rp 750 Juta.

“Selanjutnya kejadian itu ditangani oleh penyidik Polres Banjar,” tutupnya.(sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × two =