Mistis! Sekelompok Lelaki Berbaju Hitam “Berburu Roh” ke Rumah Kosong Mutilasi di Banjarmasin

Sekelompok lelaki misterius dan satu orang kesurupan.(foto: leon)
Sekelompok lelaki misterius dan satu orang kesurupan.(foto: leon)

Sekelompok lelaki misterius mengenakan baju hitam telah mendatangi rumah kosong, tempat kejadian mutilasi terhadap Rahmah di Gang Keluarga, Belitung Darat, Kota Banjarmasin, Kalsel, pada Minggu malam, (27/6/2021) sekitar pukul 23.00 WITA.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Sekelompok lelaki berpakaian hitam, sebagian menggunakan peci tiba-tiba datang secara misterius ke rumah kosong tempat terjadinya pembunuhan sadis, korban pemenggalan kepala Rahmah.

Penelusuran koranbanjar.net, beberapa warga Gang Keluarga Belitung Darat dikagetkan sekelompok lelaki berpakaian hitam menuju rumah kosong yang terlihat angker paska kejadian pembunuhan sadis itu.

“Kami kaget, kirain ada apa? Kok ada kurang lebih 5 orang laki-laki berpakaian hitam ingin menuju ke rumah kosong itu, katanya ingin memburu, gak tau maksudnya apakah memburu hantu atau roh jahat, cuman mereka bilang ingin memburu,”  tutur warga yang tak ingin disebut namanya.

Di sela acara ritual itu, menurut kesaksian beberapa warga yang berada di lokasi dekat rumah kosong itu, tiba-tiba satu laki-laki agak dewasa mengalami kesurupan.

“Dia menggonggong kaya anjing, setelah itu mengamuk,” ucap warga lainnya yang dikuatkan dengan bukti video dari warga yang menonton prosesi perburuan itu.

Anehnya, warga setempat tak satupun mengetahui darimana sekelompok lelaki berpakaian hitam itu berasal. Menurut penuturan warga, sampai – sampai Ketua RW ketika ditanya warganya mengatakan juga tidak mengetahui siapa dan darimana para lelaki yang sebagian berusia tua dan sebagian muda tersebut.

Merasa penasaran, koranbanjar.net mencoba mencari tahu siapa pemilik rumah kosong yang tak berpenghuni selama 5 tahun itu. Walhasil, koranbanjar.net bertemu kakak kandung pemilik rumah kosong, bernama Uhai atau biasa dipanggil Amang Uhai.

Rumah kosong, tempat terjadinya kasus pembunuhan mutilasi di Banjarmasin. (foto: leon)
Rumah kosong, tempat terjadinya kasus pembunuhan mutilasi di Banjarmasin. (foto: leon)

Ketika ditanya, apakah pihak pemilik rumah menyuruh orang untuk melakukan ritual seperti apa yang dikatakan dan dilihat warga setempat? Amang Uhai sebagai orang yang diberi amanat untuk mengurus rumah adiknya itu dengan tegas mengatakan tidak ada.

“Kenal aja tidak!,Bahkan kedatangan mereka ke rumah malam itu kami tidak tahu, apalagi menyuruh, jadi kami sama sekali tidak ada menyuruh orang melakukan hal itu,” katanya dengan tegas.

Masih penasaran, koranbanjar.net menemui Ketua RT 07, RW 01 Gang Keluarga, Rusdawati untuk mengorek informasi tentang keberadaan para lelaki misterius itu.

Ternyata kata Rusdawati, para lelaki berpeci dengan pakaian hitam itu sempat minta izin kepadanya untuk menuju ke rumah kosong itu dengan alasan untuk melakukan pembersihan.

“Katanya mereka berasal dari Kapuas, dan meminta izin ingin melakukan pembersihan di rumah kosong itu, entah pembersihan yang dimaksud seperti apa, ibu juga tidak tahu, mereka hanya bilang pembersihan,” ungkap Rusdawati yang 3 kali menjabat sebagai Ketua RT setempat.

Namun dirinya sempat mengatakan, paska terjadinya pembunuhan di rumah kosong itu, menurut warganya sering melihat penampakan aneh.

“Sejak kejadian itu, warga saya katanya sering melihat penampakan di rumah itu, dan sampai saat ini warga kami kalau malam takut lewat di situ, padahal menurut saya hanya perasaan saja itu, ”  tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, kabar mengenai asal-usul dan tujuan sebenarnya sekelompok lelaki itu melakukan sebuah kegiatan pembersihan di rumah kosong masih misterius.(yon/sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *