Menuju PPKM Level 1, Bupati Tabalong Minta Tambahan Vaksin dari Adaro

  • Bagikan
Bupati Tabalong Anang Syakhfiani ketika menerima simbolis bantuan vaksin dari PT Adaro, Selasa (26/10/2021). (Foto: fitri/koranbanjar.net)

Dengan tujuan menuju Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1, Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani meminta bantuan tambahan vaksin covid-19 kepada PT Adaro Indonesia. Selain terbatasnya jumlah vaksin dan keterlambatan distribusi dari pemerintah ke daerah,  serapan vaksin juga belum menyentuh 50 persen dari yang ditargetkan pemerintah.

TABALONG, koranbanjar.net –  Bupati Tabalong Anang Syakhfiani mengatakan, hingga kini realisasi vaksin sudah berada di angka 35 persen. “Kita berharap, hingga akhir Oktober ini, 50 persen itu bisa terpenuhi,” ujarnya.

Pasalnya, Tabalong yang sebelumnya berada di level 2 PPKM, kembali naik ke level 3, Karena perkara vaksin yang belum memenuhi target.

Penyampaian Anang ini disampaikan dalam kegiatan peluncuran vaksinasi Adaro, Selasa (26/10/2021).

Ia juga mengemukakan target 70 persen tingkat vaksinasi masyarakat Tabalong di penghujung 2021.

“Karenanya, kegiatan vaksinasi Adaro ini, tentu sangat membantu upaya tersebut. Kami, berterima kasih sekaligus mengapresiasi vaksinasi yang dilakukan Adaro, namun harus saya katakan juga, mau tidak mau, kami meminta tambahan,” ujar Anang.

Menurut Direktur Adaro, Priyadi, yang hadir bersama Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Chia A Hoo, penambahan dosis vaksin yang sebelumnya disampaikan Bupati Tabalong, sudah dibicarakan secara internal, namun pengadaan tersebut, tentunya harus dipelajari dulu.

“Pengadaan vaksin ini, juga harus dilihat ketersediaannya, distribusi, dan lainnya,” ujar dia.

Sementara itu, kata Priyadi, ribuan vaksin gratis yang diberikan Adaro pada hari itu, merupakan rangkaian berkelanjutan, setelah sebelumnya Adaro juga memberikan konsentrator oksigen, ambulance, logistik, obat-obatan, pada para tenaga medis dan pekerja rumah sakit melalui BNPB.

Keikutsertaan Adaro melalui program vaksinasi ini, lanjutnya, merupakan iktiar bersama pemerintah untuk penanggulangan covid, agar bisa menurunkan level dari 3 ke 1, juga menguatkan imun tubuh masyarakat.

“Harapannya, kondisi kita bisa kembali normal, perekonomian berjalan lancar. Turut sertanya Adaro, semoga bisa bermanfaat dan berkah,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Sebanyak 15.000 vaksin gratis akan didistribusikan oleh Adaro pada akhir bulan Oktober 2021 untuk mendukung percepatan vaksinasi di wilayah tersebut.

Meliputi di 5 kabupaten yaitu Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara (HSU) Kalsel, Barito Timur (Bartim) dan Barito Selatan (Barsel) Kalteng.

Dari 15.000 vaksin tahap pertama , sebanyak 5.500 vaksin dengan 10 titik sebaran didistribusikan untuk Tabalong, 4.500 vaksin dengan 21 titik didistribusikan untuk Balangan.

Sedangkan HSU, 1000 vaksin di 7 titik. Barsel, 2500 vaksin di 8 titik, serta Bartim 1.500 di 5 titik sebaran. (*/vit/dya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *