Kota Martapura Tak Lepas dari Pesona The Zamrud Jewellery

  • Bagikan
Owner The Zamrud Jewellery H.Farhad Abdullah. (Foto: dokpri untuk koranbanjar.net)
Owner The Zamrud Jewellery H.Farhad Abdullah. (Foto: dokpri untuk koranbanjar.net)

Kota Martapura Kabupaten Banjar yang dikenal sebagai kota intan tentu saja tidak bisa lepas dari pesona batu permata . Di masa pandemi covid-19 ini, Tentu ada kiat dan cara jitu siasatinya, seperti dilakukan The Zamrud Jewellery

MARTAPURA,koranbanjar.net – Pandemi covid-19 yang masih tak diketahui kapan berakhirnya, pangsa pasar batu permata internasional dan nasional ternyata tak terlalu berpengaruh besar dengan animo peminatnya.

Pandemi covid-19 telah berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk sektor perekonomian dan perdagangan.

Bagaimana dengan penjualan permata dan batu mulia di Kabupaten Banjar? Apabila di perbincangkan permata di Indonesia maka Martapura paling sering dijadikan topik menarik.

Nah, kalau bicaranya tentang permata Martapura sudah tentu The Zamrud Jewellery adalah pilihan utama yang spesial dan punya khas tersendiri.

Apalagi, The Zamrud Jewellery Martapura sudah dikenal luas di kalangan penggemar permata di Indonesia dan internasional.

Istimewanya The Zamrud Jewellery Martapura mewakili Kalimantan Selatan bersama tiga provinsi lainnya, Aceh dengan giok, Jawa Barat tampil batu fosil, Jakarta ada perhiasan dalam ekspo internasional yang dilaksanakan Dekranasda Pusat.

Owner The Zamrud Jewellery H. Farhad Abdullah kepada koranbanjar.net menyebutkan, virtual gelar karya wirausaha baru “Pesona Batu Mulia dan Peluang Pemberdayaan Ekonomi Rakyat,” yang diikutinya belum lama tadi, banyak tercetus ide, evaluasi dan solusi dalam marketing permata dan batu mulia.

“Banyak ilmu pengetahuan didapat dari bincang pasar batu mulia bersama perancang, ahli dan pakar batu mulia maupun non batu mulia,” kata H.Farhad Abdullah.

Lantas, bagaimana prospek pemasaran saat pandemi covid-19? H. Farhad Abdullah menegaskan tetap optimis batu mulia masih banyak peminatnya dan memiliki pangsa pasar tersendiri.

“Sekarang ini malah segmen pasar mencakup kaum milenial dengan style minimalis tapi elegan. Budget yang ada, sudah bisa tampil dengan perhiasan yang cocok untuk pemakainya,” kata dia, Sabtu (27/2/2021).

Ia menyatakan, marketing The Zamrud Jewellery yang dikelolanya mempunyai konsep mengikuti dan menyesuaikan perkembangan era globalisasi yang berubah.

“Kami berinteraksi dengan pelanggan dan penggemar batu mulia via online dan virtual, dengan manfaatkan informasi dan teknologi,” paparnya.

Pengusaha muda yang lama menggeluti batu mulia ini mempunyai harapan besar kepada pemimpin baru di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

“Mari kita sama-sama jaga dan gencar promosikan ciri unik dan khas permata Martapura dan tambang intan Cempaka Banjarbaru yang dikenal luas mancanegara,” ungkapnya.

Mewah, elegan, menawan dan nyaman disaat memakai produk The Zamrud Jewellery Martapura memang selalu berbeda seistimewa namanya.

Itulah yg selalu terkesan dari pelanggan The Zamrud Jewellery. Untuk online atau ofline pilihannya ada di The Zamrud Group, The Zamrud Plaza, The Zamrud Gallery, The Zamrud CBS, The zamrud House, The Zamrud Outlet.  (dya)

NEWS STORY
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *