oleh

Kelurahan Sekumpul akan Luncurkan Program Gerakan Bela Sampah

MARTAPURA – Sampah adalah masalah terbesar yang terjadi di tengah masyarakat. Menurut survey, Indonesia menempati urutan kedua setelah Cina, sebagai penyumbang sampah terbanyak. Tak heran, persoalan sampah sering menjadi tema utama dalam pembahasan di setiap Pemerintah Daerah, Tidak terkecuali bagi Kelurahan Lurah Sekumpul.

Untuk mengatasi sampah di wilayah Kelurahan Sekumpul, Lurah setempat, Gusti Marhusin berencana akan membuat Gerakan Bela Sampah pada (12/02), bertepatan dengan momen Hari Peduli Sampah Nasional. Momen itu juga sekaligus berkaitan dengan persiapan menjelang Haul KH. Zaini bin Abdul Ghani Sekumpul Martapura pada Meret 2018 mendatang.

“Kenapa hari peduli sampah dilaksanakan setiap tahun? Karena tahun dua ribu lima, di lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, yakni di lokasi TPA Leuwigajah Cimahi, Jawa Barat, telah terjadi longsor tumpukan sampah hingga menyebabkan beberapa orang meninggal. Nah dengan adanya kejadian itulah, pemerintah menjadikan tanggal dua puluh satu bulan Februari itu menjadi Hari Peduli Sampah Nasional,” tutur Marhusin.

Lurah Sekumpul juga mengungkapkan sebab dia mengambil tema Bela Sampah, karena pertimbangan filosofi, bahwa menurutnya semua pihak bertanggung jawab terhadap lingkungan, tetapi fakta yang ditemui di lapangan masyarakat belum sepenuhnya sadar dan peduli bahwa sampah itu sejatinya membawa manfaat kalau dikelola dengan baik.

“Nah sedangkan yang terjadi di masyarakat kita, sampah itu tidak terpilah dan tidak dikelola sesuai dengan konsep yang selalu dikampanyekan pemerintah, yaitu konsep 3R (Reduce: mengurangi, Reuse: guna ulang dan Recycle : daur ulang)

Mengurangi itu dalam artian misalnya mau ke warung mau beli nasi, sebaiknya membawa rantang, kemudian guna ulang seperti sepatu kakak dipakai adeknya, kemudian recycle itu seperti membuat sesuatu yang dianggap tidak terpakai. Seperti pot kembang atau bangku dan meja seperti di tempat ini, dari situ kita melihat bahwa sampah ini harus kita bela, bahwa mereka jangan lagi kita sia-siakan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Harapan Marhusin, terkait dengan Aksi Belas Sampah ini semoga didukkung semua pihak. “Seperti dari kawan-kawan wartawan dan dari sekolah, insya Allah mau, karena ada program Jubah Hujau,” tuturnya.

Aksi Bela Sampah memiliki 3 kegiatan besar, yang pertama aksi pungut sampah di sepanjang jalan, yang ke 2 aksi bersih-bersih lingkungan, baik itu di sekolah, kantor, maupun perumahan, kemudian yang ke 3 berupa deklarasi atau orasi dari pihak-pihak yang terlibat dalam kegitan tersebut.

“Dalam kegiatan itu, kita akan melakukan kampaye pilah sampah, memang PR besar bagi Kelurahan Sekumpul, kami menargetkan keswadayaan dalam artian peran pihak swasta, mudah mudahan bulan Maret kita bisa mewujudkan pembangunan TPS3R yang baru dan fokus untuk menggarap pengolahan pupuk organik,” tambahnya.

Kegiatan ini juga bertepatan dengan Haul Guru Sekumpul (KH. Zaini Bin Abdul Ghani, red), hal tersebut yang membuat Lurah Sekumpul menjadi semakin semangat menjalankan Aksi Bela Sampah.

Jadi bagi siapa yang ingin mendaftar sebagai peserta Bela Sampah pada 21 Februari nanti, bisa mendaftar sebelum tanggal 19 melalui nomor : 05114788919 atau datang langsung ke Kantor Kelurahan Sekumpul.(sen)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: