Kapal Terbalik di Riam Kanan, Akibatkan Seorang Anak Tewas Tenggelam

ARANIO, KORANBANJAR.NET – Polres Banjar bersama dengan Polsek Aranio membantu proses evakuasi seorang bocah berusia 5 tahun bernama Muhammad Abdul Wafi yang tenggelam perairan bendungan Riam Kanan saat kapal yang di tumpanginya bersama keluarga terbalik akibat menambrak tunggak kayu (tunggul, red) yang berada di dalam perairan tersebut.

Salah satu saksi bernama Nur Janah mengatakan bahwa saat kejadian tersebut tepatnya hari Jum’at (05/10) sekitar pukul 14.00 WITA, korban dan seluruh keluarganya menghadiri acara perkawinan di Desa Belangian Kabupaten Banjar.

“Sepulang dari acara tersebut tepatnya pukul 19.10 WITA, kapal yang dinaiki korban dan keluarga saat memasuki perairan Muara Desa Kalaan Kecamatan Aranio terbalik karena menabrak sebatang tunggak kayu,” ujarnya.

Nur menjelaskan kalau seluruh penumpang kapal tersebut tercebur dan berusaha untuk menyelamatkan diri dengan berenang mendatangi kapal yang melintas yang berada tidak jauh dari TKP.

“Saat para korban berhasil menyelamatkan diri dan dilakukan pengecekan ternyata ada satu orang yang belum terselematkan, para keluarga pun berupaya untuk terus mencari keberadaan korban,” ucap Nur Jannah.

Sementara itu, Kapolsek Aranio Ipda Suherman menjelaskan bahwa saat dirinya mendapat informasi adanya kecelakaan air tersebut, saat itu juga bersama anggota langsung meluncur ke TKP menggunakan kapal.

“Setelah dilakukan pencarian beberapa jam usai kejadian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 21.30 WITA. Korban ditemukan masih di sekitar TKP,” terang Kapolsek Aranio.

Ipda Suherman menambahkan dalam pencarian ini, pihaknya dibantu warga sekitar dengan melakukan penyelaman kedalam sungai.

“Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Kecamatan Aranio untuk dilakukan pemeriksaan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutupnya.(ana)