Baznas

Jembatan Simpang Warga akan Diperbaiki Menggunakan Dana Darurat

  • Bagikan

ALUH-ALUH, koranbanjar.net – Terkait dengan kondisi jembatan jembatan di Desa Simpang Warga, Kecamatan Alu-aluh Besar, Kabupaten Banjar, yang telah mengalami kerusakan cukup parah, ternyata perbaikan untuk jembatan itu sudah pernah dibahas dalam rapat Musrembang (Musyawarah Pembangunan) 2018.

Akan tetapi, proses perbaikan jembatan ini terkendala oleh permintaan berulangkali dari masyarakat, agar jembatan tak sekadar diperbaiki biasa, melainkan juga dilebarkan menjadi sekitar 2 meter, mengingat jembatan ini sebagai jalur penghubung utama antara lima desa.

Nah, jika jembatan tersebut dilebarkan, tentu akan memakan biaya yang lebih besar, mengingat jembatan ini juga memiliki panjang sekitar 26 meter. Sedangkan dana darurat yang bisa dipersiapkan untuk renovasi jembatanhanya berkisar  Rp200 juta.

Sementara, kalau dilihat secara teknis, kalau proses pembangunan memakan biaya besar sekitar Rp300 juta lebih. Pembangunan tentunya harus dilaksanakan melalui proses lelang, karena ini bukan termasuk perbaikan, melainkan kategori pembangunan.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Mokhamad Hilman melalui Kepala Bidang Bina Marga Ahmad Solhan, ST.MT saat dijumpai wartawan koranbanjar.net, Jumat (9/03) siang.

“Sedangkan pembangunan yang memakan biaya melebihi 200 juta, ini harus melalui lelang,” ujarnya.

Solhan menambahkan, pihaknya akan melakukan perbaikan dengan menggunakan dana darurat, mengingat jembatan ini menjadi jalur utama menuju ke lima desa.

Jika masyarakat ingin melakukan pelebaran atau perbaikan secara total, itu bisa diusulkan tahun 2019.

“Proses perbaikan ini sudah kami serahkan kepada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), utuk melakukan perbaikan bersama instansi terkait,” pungkasnya.(zdn/kie)

  • Bagikan