Ikut Peringati HPSN, Kepala BPBD Banjar Ingatkan Bahaya Sampah

oleh -108 views
PERINGATAN HPSN – Para anggota Polres Banjar membersihkan sampah di kawasan TPA Cahaya Kencana Karang Intan, Kamis (21/2). (foto: fia/koranbanjar.net)

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019, Pengurus Cabang Bhayangkari Banjar mengadakan kegiatan bersih-bersih sampah di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cahaya Kencana, Kecamatan Karang Intan, Kamis (21/2/2019).

Kegaiatan ini dihadiri Kapolres Banjar bersama sejumlah anggota Polres Banjar, Dandim 1006 Martapura, Kepala BPBD Banjar bersama rombongan, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar.

Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Irwan Kumar. (foto: fia/koranbanjar.net)

Ditemui koranbanjar.net di sela kegiatan, Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Irwan Kumar, menjelaskan, keikutsertaan BPBD Banjar dalam kegiatan bersih-bersih ini didasari atas rasa kepedulian pihaknya terhadap sampah.

“Karena permasalahan sampah merupakan permasalahan setiap daerah. Ini bukan hanya tugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tetapi ini merupakan tanggung jawab setiap masyarakat yang harus peduli dengan sampah,” jelasnya.

Dengan adanya peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini, Irwan berharap seluruh lapisan masyarakat dapat lebih meningkatkan kesadarannya terhadap keberadaan sampah, terutama sampah plastik.

Selain itu, Irwan mengingatkan, selama ini sampah merupakan salah satu penyebab awal terjadinya bencana dan penyakit.

“Kalau sampah dibuang ke sungai atau dibiarkan menumpuk disaluran drainase maka akan menyebabkan banjir. Mudahan dengan diperingatinya HPSN ini, rasa peduli terhadap sampah terus berjalan lebih baik.” harapnya.

Kalpolres Banjar, Takdir Matanette (tengah). (foto: fia/koranbanjar.net)

Sebelumnya, Kalpolres Banjar, Takdir Matanette, mengatakan, diperingatinya HPSN setiap tanggal 21 Februari ini merupakan hasil pencanangan Kementerian Lingkungan Hidup pada 21 Februari 2006 silam, didasari atas peristiwa bencana di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, 21 Februari 2005, yang menewaskan lebih dari 100 jiwa, akibat curah hujan tinggi dan ledakan gas metana pada tumpukan sampah.

“Ini guna mengingatkan kembali akan dampak atau bahayanya sampah, karena dilihat dari potensi sampah yang masuk ke TPA Cahaya Kencana cukup besar. Dalam sehari sampah yang masuk ke TPA ada 125 hingga 150 ton, itu sampah dari 10 kecamatan, sedangkan Kabupaten Banjar memiliki 20 kecamatan,” terang Kapolres. (fia/dny)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan