Haul Malam Pertama Datu Kelampayan di Kubah Dibanjiri Jemaah

ASTAMBUL, KORANBANJAR.NET – Malam pertama haul Syekh Muhammad Arsyad Albanjari yang ke-212 atau yang terkenal Datu Kelampayan, yang dilaksanakan di kubah makam Almarhum, Desa Kelampayan Tengah, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Senin (18/6) tadi malam, dipadati jemaah. Saking banyaknya, para jemaah harus duduk di sepanjang jalan Kelampayan Tengah hingga mendekati pintu gerbang masuk Kelampayan Tengah.

Meski belum acara haul inti, namun jemaah yang mengikuti haul begitu antusias. Menurut penurutan Haji Shaleh warga Sekumpul, Martapura, jemaah tahun ini jauh lebih banyak dari tahun seblumnya. “Hampir dua kali lipat tahun ini jemaahnya,” ujarnya kepada koranbanjat.net, saat menghadiri haul.

Ia mengatakan kalau di tahun sebelumnya ia masih sempat duduk di sekitar kubah meskipun datangnya ketika salat Isya.“Dulu sampai jembatan sana aja jemaah,” ungkapnya sambil menunjuk jembatan dekat kubah.

Haul Datu Kelampayan ke 212

Haul Datu Kelampayan ke 212

Seperti pantauan koranbanjar.net, usai salat Isya, jemaah yang datang dari arah Dalam Pagar, memasuki gerbang Desa Kelampayan Tengah jemaah harus jalan kaki menuju lokasi sekitar 1 Km dikarenakan jemaah yang begitu membeludak.

Di sisi lain, masyarakat sekitar serta panitia haul terlihat mempersilahkan halaman rumahnya masing-masing untuk dijadikan tempat parkir. Selain itu hampir setiap rumah warga di halamannya mereka menyediakan minuman gratis, baik itu air gelas mineral, air teh bahkan kopi.

Haul Datu Kelampayan ke 212

Ahmad Jailani warga Sungai Tabuk yang merupakan baru pertama kali menghadiri haulan mengungkan dirinya terkejut melihat jemaah yang begitu banyak. “Padahal haulan malam ini bukan haulan yang akbarnya,” ungkap Jailani.

Menurutnya, cepatnya informasi di media sosial saat ini membuat banyak orang yang tidak tahu menjadi tahu, sehingga mendorong hati mereka untuk menghadiri acara haul.

“Selain itu ini adalah bukti karomah beliau (Datu Kelampayan) meski sudah lebih dua abad meninggal namun namanya tetap masih hidup sampai saat ini,” jelas Jailani.

Menuju haul akbar ini, acara haul secara khusus untuk jemaah laki-laki dilaksanakan 4 malam berturut-turut. Untuk haul tadi malam diisi oleh rombongan Maulid Sekumpul yang dipimpin oleh Guru H Sa`duddin. Malam sebelumnya, Minggu (17/6) malam, dilaksanakan haulan di Mesjid Tufaturrogibhin Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar. Adapun acara haul malam ini akan diisi oleh Rombongan Maulid Dalam Pagar dan Tahfidz Guru Wildan Salman di Kubah Datu Kelampayan. Sementara haul akbar dilaksanakan di Mesjid Tuhfaturraghibin Desa Dalam Pagar pada hari Rabu 20 Juni pukul 09.00 Wita.(dra)