Baznas

Guru Khalil Wafat saat Tidur, Iqbal; Paru-paru Beliau Kambuh

  • Bagikan
Putra H Khalilurrahman, M Iqba;. Foto insert; H Khalilurrahman. (foto: koranbanjar.net)
Putra H Khalilurrahman, M Iqba;. Foto insert; H Khalilurrahman. (foto: koranbanjar.net)

Kabar duka datang dari Kabupaten Banjar, seorang ulama sekaligus umara yakni, mantan Bupati Banjar H.Khalilurrahman bin K.H. Salim Ma’ruf atau kerap disapa Guru Khalil wafat pada Minggu (25/7/2021) di usia hampir 76 tahun, tepatnya 75 tahun 7 bulan (lahir pada 10 Desember 1945)

MARTAPURA, koranbanjar.net – Sebelumnya, Guru Khalil diketahui mengidap penyakit paru-paru.

Putra Guru Khalil, Muhammad Iqbal Khalilluhrahman mengatakan, ayahnya sakit dan meninggal dunia karena paru-paru. “Almarhum sebelumnya memang sudah ada penyakit paru-paru sejak tahun kemarin, dan seminggu ini kambuh lagi dan beliau wafat di usia 75 tahun (hampir 76 tahun),” katanya.

BACA:  Foto MC Kabupaten Banjar Terfavorit di Festival Salikur Banjarbaru

Iqbal Khalilluhrahman menambahkan, semasa hidup almarhum sangat sayang kepada cucu dan anak-anaknya. Aanak yang ditinggalkan ada 9 orang, ayahnya sangat suka mengajar murid-muridnya, bahkan jika ada muridnya datang ke rumah maka beliau sangat senang.

Satu muridnya, Murni Labib Zein yang turut takziah mengutarakan, bahwa H Khalilurrahman wafat dalam keadaan tidur.

“Beliau sudah sakit-sakitan sejak Kamis kemarin, kemudian 3 hari setelah itu tambah parah sakitnya dan saat dibangunkan tidak ada respon sama sekali dari alm. Guru Khalil,” ujar satu muridnya, Murni Labib Zein.

BACA:  Jalan Santai ala Kejaksaan Bagi 1.000 Nasi Bungkus

“Selama hidup beliau mengajar dengan tegas, jika muridnya salah, maka akan di tanya dimana kamu belajar ini? Nah tapi jika benar menjawab ajaran beliau, maka beliau tersenyum dan ditanya nak pian handak kawin kah (nak kamu mau kawin ya) sembari tertawa,” ujar Murni Labib Zein.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. H Diauddin menegaskan, bahwa H Khalilurrahman wafat karena sakit paru. “Memang benar tapi untuk beliau terkena Covid19 itu tidak, karena tidak sempat di PCR,” ujarnya.

BACA:  Webinar Literasi Digital Kabupaten Banjar; Pentingnya Pemahaman dan Pemanfaatan Digital, di Era Transformasi

H Khalilurrahman akan dimakamkan di Pekauman, berdekatan dengan makam orang tuanya, K.H.Salim Ma’ruf. Guru Khalil akan disholatkan di Masjid Agung Al Karomah Martapura.(mj-36/sir)

 

(Visited 13 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 13 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *