Gubernur Hadapi Massa (III): Kalau Ke Lapangan Jangan Hanya Seremoni Saja Pak!

oleh -52 views
Demonstarasi mahasiswa di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Selasa (24/9), menuntut pemerintah serius dalam menangani karhutla. (foto: yuli kusuma/koranbanjar.net)

BANJARBARU, koranbanjar.net – Dalam dialog mahasiswa dengan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada demonstrasi di halaman Kantor Gubernur, Banjarbaru, Selasa (24/9/2019) tadi, mahasiswa mempertanyakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pemprov Kalsel.

“Bagaimana penanganan yang Bapak maksud? Di Lingkar Utara (Banjarbaru) sering terjadi karhutla, kami sering lihat. Kami minta Bapak Gubernur mendatangi langsung bupati atau wali kotanya. Kalau ke lapangan jangan hanya seremoni saja Pak! Helikopter hanya sedikit. Anggaran dikemanakan? Jangan hanya ada kebakaran baru Bapak tampil, tapi bantulah juga masyarakat,” ujar mahasiswa.

Menanggapi pertanyaan mahasiswa, Gubernur Sahbirin Noor mengatakan, dirinya sudah meminta bupati dan wali kota di 13 kabupaten dan kota di Kalsel untuk turun langsung mengangani karhutla.

Baca sebelumnya: Gubernur Hadapi Massa (II), Mahasiswa Ancam Reformasi Jilid 

“Lahan rawa gambut itu susah dipadamkan, sehingga kita perlu pasokan air yang banyak. Saya sepakat atas dasar kemanusiaan untuk karhutla ini. Peraturan presiden tidak ada pembukaan lahan sawit. Komitmen sesuai apa yang kita harapkan untuk karhutla harus sesuai dengan hukum yang berlaku. Pemprov Kalsel untuk pelayanan kesehatan disilakan kepada masyarakat dan harus dilayani secara gratis,” jawabnya. (ykw/dny)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan