Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Evaluasi Penanganan Covid-19, Bupati Banjar Rapat Koordinasi Bawahan

  • Bagikan
Bupati Banjar H Saidi Mansyur dalam rapat koordinasi mingguan, Senin (25/10/2021). (Sumber Foto: Kominfo Banjar/koranbanjar.net)

Menyikapi penanganan covid-19 di Kabupaten Banjar, Bupati Banjar H saidi Mansyur turun langsung melakukan rapat koordinasi dengan bawahannya di lingkup Pemkab Banjar, Senin (25/10/2021) bertempat di aula Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar.

BANJAR,koranbanjar.net – Rapat Koordinasi mingguan yang dihadiri Bupati Banjar dan Wabup Banjar Said Idrus Al Habsyie, ini dipimpin Sekda Banjar H. Mokhamad Hilman.

Hadir dalam rapat koordinasi para asisten dan para kepala SKPD Kabupaten Banjar.

Sebelum rakor dimulai, dilakukan Sosialisasi Inpres Nomor 2 tahun 2020 Rencana Aksi Nasional tentang Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika oleh BNN Kota Banjarbaru

Sekaligus Penandatangan Komitmen Pelaksanaan Rencana Aksi oleh Pemerintah Kabupaten Banjar.

Bupati Banjar  Saidi Mansyur  kali ini meminta informasi terkait PPKM level 3, kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar, progres vaksinasi, informasi di RSUD Ratu Zalecha, Peraturan Bupati yang ada di Desa, Informasi progres Renstra dan informasi terkait adanya laporan yang masuk ke Aplikasi Lapor.

Mengenai informasi terkait PPKM level 3 dan penanganan Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr Diauddin mengatakan, bahwa Kabupaten Banjar termasuk daerah PPKM level 3.

Hal ini menyangkut cakupan vaksinasi termasuk dalam indikator penentuan level PPKM.

“Suatu daerah dapat menerapkan PPKM level 2 jika capaian vaksinasi sebesar 40%, dan jika mencapai 70% bisa menerapkan PPKM level 1, sedangkan untuk Kabupaten Banjar baru mencapai 23%,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Dinas Kesehatan membuka kegiatan vaksinasi setiap harinya di Guest House Sultan Sulaiman selama persediaan vaksin masih ada.

Masyarakat yang ingin suntikan vaksin bisa datang ke lokasi tersebut, dengan vaksin yang tersedia Astrazenaca dan Sinovac.

Stok vaksin Sinovac yang kemasan 2 dosis sebanyak 574 vial, dan Sinovac yang 10 dosis ada 967 vial.

“Untuk kasus aktif Covid-19 tinggal 7 orang dalam keadaan sehat dan tidak ada yang dirawat di rumah sakit di seluruh Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (kominfobanjar/dya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *