Baznas

Dua Hari Hilang di Tengah Laut, Syahril Ditemukan Tewas Mengapung

  • Bagikan
Korban tenggelam saat ditemukan sudah tewas mengapung di perairan laut di Kecamatan Pulau Laut Timur, Minggu (12/9/2021). (Sumber Foto: Polsek Pulau Laut Timur/koranbanjar.net)

Setelah dua hari hilang di tengah laut dan diduga terjatuh saat melaut di perairan Kotabaru, Syahril ditemukan mengapung di atas laut sudah dalam keadaan tak bernyawa, Minggu (12/9/2021).

KOTABARU,koranbanjar.net – Dua hari pencarian nelayan yang hilang di tengah laut, berhasil di temukan oleh tim gabungan dari Polair Polres Kotabaru, Basarnas Kotabaru dan para nelayan serta dibantu Koramil 1004/07 Pulau Laut Timur.

Saat dikonfirmasi dengan Kapolres Kotabaru AKBP M Gapur Aditiya Siregar Kapolsek Pulau Laut Timur Iptu Kuwat Santoso. Bersangkutan mengatakan, nelayan yang hilang di atas kapal tersebut bernama Syahril warga Desa Teluk Gosong RT 05, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kotabaru.

BACA:  Kronologis Lengkap Mutilasi di Banjarmasin, Pelaku; Awalnya Kencan, Lalu Minta Tips Tambahan

Kuwat Santoso mengatakan, berdasarkan informasi diketahui hilangnya Syahril itu berawal dari warga nelayan yang menemukan kapal Sayhril tenggelam.

Syahril saat itu turun ke laut pada Jumat (10/9/2021) sekitar pukul 16.00 Wita.

“Menurut keterangan juga korban ini berangkat hanya sendirian, namun sampai Sabtu pagi tidak kembali “katanya, Minggu (12/9/2021).

Kapal Syahril ditemukan para nelayan pada Sabtu (11/9/2021), dengan kedaan kapal sudah terombang ambing dipenuhi air laut hingga sampai ke mesin kapal.

BACA:  Dinilai Beri Kontribusi, Pemprov Kalsel Hadiahi Seninam dan Budayawan Terpilih

Melihat kondisi kapal yang sudah tenggelam tidak ada pemiliknya, para nelayan ini langsung menarik kapal tadi pulang.

“Para nelayan ini langsung membawa pulang kapal ke kampung, serta  mengabarkan bahwa Syahril sudah tidak ada lagi di atas kapalnya” terang dia.

Atas laporan para nelayan tersebut, anggota gabungan terdiri dari Polair Polres Kotabaru, Basarnas Kotabaru dan para nelayan bergerak mencari korban di dasar laut, tempat ditemukannya kapal korban.

BACA:  Aksi Demo #SaveKPK di Banjarmasin, Mahasiswa Versus Polisi Bentrok!

Hasilnya, minggu (12/9/2021), sekitar pukul 07.18 Wita korban berhasil di temukan oleh tim gabungan yang dibantu para nelayan.

Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan tewas mengapung di atas perairan laut di Kecamatan Pulau Laut Timur.

“Menurut keterangan dari keluarganya, bahwah Syahril memang mempunyai riwayat penyakit epilepsi atau ayan,” pungkasnya. (cah/dya)

(Visited 62 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 62 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *