Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

DPRD Balangan Bereaksi, Portal Jembatan Paringin Supaya Ada Rambu

  • Bagikan

DPRD Balangan dari Komisi III meminta kepada pemerintah daerah supaya portal jembatan Paringin dibuatkan rambu atau tanda peringatan

BALANGAN,koranbanjar.net – Lebih dari sekali portal Jembatan Paringin rusak akibat ditabrak angkutan truk, hal ini mengakibatkan terganggunya akses jalan utama Kabupaten Balangan.

Sering rusaknya portal Jembatan Paringin ini dan banyaknya keluhan warga akibat akses jalan terganggu, langsung ditanggapi DPRD Balangan melalui Ketua Komisi III Erly Satriana beserta anggota bersama dinas terkait.

Yaitu, meninjau portal Jembatan Paringin yang sebelumnya ditabrak truk dan mengakibatkan portal rusak ringan.

“Mendapat laporan masyarakat, portal jembatan Paringin kembali rusak akibat ditabrak truk, kami langsung mengadakan rapat dengan dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR Kabupaten Balangan,” ucap Ketua Erly, Jumat (27/08/2021).

Selanjutnya, pihaknya langsung melakukan peninjauan ke lokasi portal tersebut ditabrak sebuah truk yang ingin melintas melewati Jembatan Paringin dalam kondisi retak tersebut.

Sementara untuk realisasi berikutnya kata Erly, yang akan ada perbaikan ia serahkan kepada Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan setempat untuk menindaklanjutinya.

“Kami sendiri turun langsung ke lapangan hanya memastikan kondisi portal ini, alhamdulillah kondisi portalnya tidak rusak berat dan masih bisa dilalui oleh pengendara lainnya kecuali yang tingginya melebihi 2,5 meter,” katanya.

Dirinya minta, instansi terkait memberikan tanda peringatan lebih jelas agar tidak terulang kembali adanya kecerobohan supir angkutan yang melintas, sehingga tidak melihat adanya portal jembatan ini.

Kadis Perhubungan Balangan Rudy Sofyan menegaskan, untuk mengantisipasi agar pengendara tidak lagi menabrak portal jembatan ini, pihaknya akan membikin semacam tulisan kemudian memberikan spotlight pada portal.

Serta akan diberikan lampu sorot dan pencahayaan lainnya untuk kemudahan pemakai jalan.

“Dengan begitu kami sangat berharap pengendara truk tidak melintas pada jembatan ini, karena ada jalan yang sudah kita buka untuk sebagai jalan alternatif,” harapnya.

Dia melanjutkan, itulah beberapa upaya dari Dishub untuk mencegah supaya pengemudi truk atau pengemudi lainnya yang lewat melebihi batas portal untuk tidak melalui jembatan tersebut.

Karena ini juga adalah kewenangan balai jalan, akan ia koordinasikan lagi untuk segala sesuatunya.

Terpisah, Kasi Bimtek Bina Marga Dinas PUPR Balangan Rina Ariani menambahkan, untuk perkembangan proses dari jembatan itu sendiri pihaknya beberapa waktu lalu telah berkoordinasi balai jalan, dan sampai hari ini tahapnya masih evaluasi dan klarifikasi lelang.

“Masalahnya kemaren lelangnya lelang ulang, menurut jadwal pertengahan Agustus 2021 baru kontrak dengan pagu sebanyak Rp12 miliar,” katanya.

sementara untuk rehabilitasi jembatannya, terang dia, ada 23 jembatan yang akan dikerjakan balai jalan, termasuk Jembatan Paringin ini.

Terakhir, jelasnya, sementara untuk pengerjaan jembatan di sini ia belum mengetahui jadwalnya kapan.

Kepastian, ujar Rina, kontraknya di sini pertengahan Agustus 2021 dan insyaallah pada tahun 2021 jembatan di sini mulai diperbaiki. (mj-42/dya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *