oleh

Dinkes Banjar Temukan 30 Kasus Dugaan Kanker Serviks di Lapas Perempuan

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, sebut dari seluruh temuan kasus dugaan Kanker Serviks 20 persen adalah warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Hal itu Ikhwansyah ungkapkan saat Dinkes Banjar melaksanakan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA, Martapura, Jumat (26/4/2019).

“Dari data yang kita peroleh, jumlah temuan kasus dugaan kanker serviks yang ada di Kabupaten Banjar ada 150 kasus. Dari jumlah tersebut 30 ada di Lapas ini,” katanya kepada koranbanjar.net.

Ikhwansyah mengatakan, pihaknya akan terus berupaya melakukan pemeriksaan maupun pengobatan secara berkelanjutan, sebagai wujud perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat masyarakat.

“Untuk pemeriksaan IVA test di Lapas Perempuan ini sudah kita laksanakan kesekian kalinya. Dan untuk temuan kasus dugaan tersebut, kami akan terus melaksanakan pengobatan secara terus menerus hingga mereka sembuh,” jelasnya. Kegiatan pemeriksaan IVA ini diungkapkan Ikhwansyah dalam rangka peringatan Hari Kartini ke-140 dan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55.

Dinkes Banjar Temukan 30 Kasus Dugaan Kanker Serviks di Lapas Perempuan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas IIA Yunengsih. (foto: asfi/koranbanjar.net)

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas IIA Yunengsih mengungkapkan, sangat mengapresiasi upaya yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar dalam pencegahan dan penanganan kanker serviks di Kabupaten Banjar hingga ke LPP kelas IIA Martapura.

“Warga binaan yang sudah mengikuti test sekitar 300 lebih, dari total jumlah warga binaan yang ada di sini berjumlah 419 jiwa. Kami sangat berterima kasih karena ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah melalui Dinas Kesehatan kepada warga binaan yang ada di sini,” tutur Yunengsih.

Ia berharap kegiatan dan program yang dilaksanakan pemerintah di tempatnya dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan terus menerus. (fia/dra)

Komentar

Berita Terkini