BPBD Banjar Menggelar Bimtek Jitu Pasna, Peserta Bakal Melakukan Kajian Pasca Bencana

oleh -50 views
BPBD Banjar Menggelar Bimtek Jitu Pasna, Peserta Bakal Melakukan Kajian Pasca Bencana
Pembukaan Bimtek Jitu Pasna di Aula Pusdalops, Rabu (30/10/2019) (foto: humaidi/koranbanjar.net)

MARTAPURA, koranbanjar.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menggelar Bimtek Kebutuhan Pasca Bencana (Jitu Pasna) selama tiga hari, di Aula Pusdalops, Rabu (30/10/2019).

Acara bimbingan teknik ini diikuti 40 orang dari 20 kecamatan se-Kabupaten Banjar. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Banjar, Irwan Kumar menjelaskan, bimtek ini dilaksanakan tiap tahun, dan melibatkan dari beberapa SKPD dari kecamatan.

“Kami menginginkan nantinya mereka yang ikut kegiatan bimtek ini dapat membantu pemerintah apabila ada musibah, baik itu musibah saat bencana atau pun pasca bencana. Tim Jitu Pasna inilah yang akan turun ke lapangan sesuai wilayahnya masing-masing, untuk melakukan kajian-kajian kemudian perhitungan kerugian,” terangnya.

Lebih lanjut, Irwan Kumar menjelaskan, dalam proses bimbingan teknik disampaikan narasumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan narasumber dari ULM Banjarmasin.

Bupati banjar yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum Politik, Ahmad Suprapto dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi bimtek ini dan berharap agar kegiatan dapat menjadi langkah strategis dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Banjar.

“Dengan adanya kegiatan bimbingan teknik ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta dalam hal penyusunan kajian kebutuhan pasca bencana dan dapat meningkatkan kemampuan aparat daerah dalam mengukur skala dampak bencana, sehingga menyusun strategi, rekonstruksi dan rehabilitasi,” katanya.

Sebelum membuka secara resmi kegiatan Bimtek Jitu Pasna, di akhir sambutannya Ahmad Suprapto berpesan agar peserta memperhatikan, mengikuti dan berperan aktif dalam kegiatan ini.

“Marilah kita jadikan kegiatan bimtek ini sebagai langkah strategis untuk penanggulangan bencana di Kabupaten Banjar di masa akan datang,” tutup Ahmad Suprapto. (mj-30/dra)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan