oleh

Akreditasi Puskesmas Masih Memiliki Kendala

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Meski Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Banjar sudah terakreditasi sebanyak 10 puskesmas, namun pihak Puskesmas masih banyak yang mengalami kendala.

Ketua Forum Kepala Puskesmas se Kabupaten Bajar, Akhmad Baidawi SKM, MM, mengatakan, pihaknya masih belum optimal melakukan pembinaan, karena materi-materi yang belum didapatkan, seperti workshop manajemen keselamatan pasien.

“Hal tersebut kami harapkan ke depan dapat diterima puskes secara langsung, baik itu dari surveyor Kabupaten atau pun provinsi, sehingga dari pihak kami bisa mengimplementasikan secepat mungkin,” ungkapnya.

Baidawi mengatakan, untuk dua materi itu belum diterima pihaknya.

Selain itu Baidawi juga mengatakan jika akreditasi terbagi  4, di antaranya adalah dasar, utama, madia, dan paripurna.

“Jadi untuk di wilayah Kabupaten Banjar kami ada sepuluh Puskesmas yang sudah mendapatkan akreditasi, seperti akreditasi madia sebanyak empat puskesmas dan akreditasi dasar sebanyak enam puskesmas,” tutur Baidawi.

Baidawi menuturkan, jika yang mendapatkan akreditas madia ini lebih nilainya dari puskesmas yang lain seperti dari segi manajemen maupun penjaminan mutunya.

“Untuk yang mendapatkan akreditasi madia adalah Puskesmas Martapura 2, Puskesmas Astambul, Sungai Tabuk 3 dan di Puskesmas Sungai Tabuk 1 dan untuk di Sungai Tabuk ini ada satu Puskesmas yang belum mendapatkan akreditas, karena direncanakan tahun dua ribu sembilan belas, renovasi bangunan terlebih dulu,” ujar Baidawi.

Terkait dengan Puskesmas yang belum mendapatkkan akreditas di Desa Sungai Tabuk akan mendapatkan tahun 2019 setelah selesai pemindahan dari dekat sungai atau Lok Bantan di pindah ke tempat lain.

“Hal tersebut yang mengakibatkan Puskesmas tidak bisa mendapatkan akreditasi di tahun ini,” ungkapnnya.

Proses penilaian akreditasi tersebut sudah berjalan dari tahun 2015 lalu, hingga sekarang dan direncanakan tahun 2019 seluruh Puskesmas akan mendapatkan akreditasi.

“Namun kita tidak memprediksi apakah nanti mendapat madia atau lebih, tapi itu sudah menjadi kebanggaan bagi kita, bukan hanya karena mendapatkan akreditas itu, tetapi karena mutu yang diberikan pelayanan Puskesmas itu yang membuat masyarakat menjadi puas,” tutur Ketua Forum Kepala Puskesmas se Kabupaten Bajar, Akhmad Baidawi SKM, MM.(sen/sir)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: