Webinar Literasi Digital Kotabaru; Menjaga Ruang Digital Dengan Literasi yang Tepat

  • Bagikan

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Menjaga Ruang Digital Dengan Literasi yang Tepat.” di Kabupaten Kotabaru, Rabu (3/10/2021) pukul 14.00 WITA.

KOTABARU, Koranbanjar.net – Acara dibuka Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan, ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dipandu oleh moderator Ovi Darin yang menghadirkan narasumber pertama Andiek Widodo dengan materi tentang Kecakapan Digital.

Andiek mengatakan, berbagai kejadian yang menunjukkan bahwasanya ada masalah ketika belajar online tidak berhasil maka seperti di suatu wilayah di mana ada pelajar yang depresi sampai kemudian bunuh diri.

“Karena anak-anak menjadi tertekan dengan proses pembelajaran. Padahal materi sangat penting bagaimana agar kita sukses belajar secara online,” tuturnya.

Beberapa tahapan untuk sukses belajar online yakni, niat berdoa kepada Tuhan yang maha esa agar dipermudah, kemudian tenang, fokus dan rileks dan aktif mencatat maupun perhatikan pembelajaran.

“Sebaiknya setelah proses-proses belajar ya tentunya harus didukung dengan suasana yang kondusif seperti minum kopi ya suasana tenang kemudian kita harus melakukan kegiatan yang senang pula,” ucapnya.

Kemudian terkait dengan literasi digital seorang pengguna yang memiliki kecakapan literasi digital tidak hanya mampu mengoperasikan tapi mampu menggunakan dengan penuh tanggung jawab.

Narasumber kedua Alvi Syahrin dengan materi tentang ‘Bijak Sebelum Menggunakan Media Sosial’.

Etika adalah suatu ucapan dan tindakan mengenai baik dan buruk. Etika berkaitan dengan dua hal yaitu, norma adalah aturan yang berlaku dan diyakini oleh masyarakat yang disertai dengan sanksi atau ancaman apabila tidak mengikutinya, kemudian nilai adalah suatu aturan dan keyakinan yang bersifat individu dan tidak ada sanksi yang akan didapatkan jika melanggar.

“Dampak negatif penggunaan sosial media berlebihan ialah menjadi lupa waktu, banyaknya hoax, dan cyberbullying,” tuturnya.

Etika dan norma yang perlu diperhatikan dalam menggunakan media sosial yaitu, etika berkomunikasi, hindari penyebaran sara, hindari penyebaran pornografi dan kekerasan, hindari menggunakan identitas palsu, jangan terlalu mengumbar Informasi pribadi anda, teliti kebenaran berita, dan hargai hasil karya orang lain.

Narasumber ketiga Novi Andriaty mengatakan, manfaat shopping bagi tubuh kita ialah, produksi hormon baik bagi tubuh, meningkatkan kesehatan otak dan meningkatkan kemampuan berhitung.

Kemudian, hal yang perlu diperhatikan ketika shopping ialah dengan membuat daftar belanja.

“Nah kalo poinnya saja yang perlu kita perhatikan ketika berbelanja adalah dengan membuat daftar belanja karena kita bisa melakukan pembelian pembelanjaan disesuaikan oleh daftar belanja tersebut,” ujarnya.

Kalau tidak membuat daftar belanja bisa membuat berbelanja tidak terkontrol langsung ambil tanpa memikirkan itu perlu atau tidak.

Terakhir narasumber Muhammad Satria Ayubkhan dengan materi tentang ‘Lindungi Diri dari Penipuan di Ruang Digital’.

“Menurut Samuel abrijani pangerapan Ruang digital itu adalah ruang yang tidak terpisahkan tidak ada batasannya antar suatu negara dengan negara lain,” tuturnya.

Kemudian, tips menghindari penipuan di ruang digital ialah, dengan cara cek apakah website yang dikunjungi sudah secure, lalu pelajari dan gunakan multifaktor authentication, dan jangan asal klik di internet. (Jwt)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *