BNN

Webinar Literasi Digital Kabupaten Hulu Sungai Tengah; Sebarkan Kebaikan Dengan Literasi Digital

  • Bagikan
Webinar Literasi Digital Hulu Sungai Tengah
Webinar Literasi Digital Hulu Sungai Tengah

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Sebarkan Kebaikan Dengan Literasi Digital.” di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (5/10/2021) pukul 14.00 Wita.

HST, Koranbanjar.net – Acara dibuka Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan dan Bupati HST Aulia Oktafiandi, ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dipandu oleh moderator Amal Bastian, yang menghadirkan narasumber pertama Alexander Dimas yang memaparkan materi ‘Tren Pekerjaan dan Usaha di Era Digital.’

Alex mengatakan, revolusi industri 4.0 adalah fase revolusi teknologi yang mengubah cara beraktivitas manusia dalam skala, ruang lingkup, kompleksitas, dan Transformasi dari pengalaman hidup yang sebelumnya.

“Era 4.0 ini dipengaruhi karena adanya perkembangan teknologi yang pesat termasuk penggunaan internet yang massive dan pasti berdampak ke kehidupan kita, misal adanya perubahan perilaku masyarakat, peningkatan kebutuhan, perubahan tren pekerjaan dan tercipta peluang bisnis baru,” tuturnya.

Revolusi industri 4.0 terlihat melalui:

1. Digitalisasi di berbagai bidang yang akan menghubungkan jutaan manusia melalui website, blog pribadi dan platform online lainnya.

2. Teknologi yang akan mempermudah manusia untuk mengakses suatu informasi melalui internet secara bebas dan terkendali.

3. Tuntutan pada masyarakat dan pekerja untuk bisa beradaptasi dengan perubahan yang dibawa oleh revolusi industri 4.0 melalui kemampuan yang tidak dapat dilakukan oleh mesin atau robot.

Adapun, peluang bisnis seperti Finance Technology (Fintech), cloud hosting dan Software as A Service (SaaS). Sedangkan peluang pekerjaan yaitu, online business, Digital marketing social media specialist, dan online freelance.

Alex menambahkan, dari data BPS Januari 2021, sekitar 2,56 juta jiwa menjadi pengangguran karena pandemi. Untuk bisa bertahan hidup di era pandemi kita harus memiliki paling tidak tiga basic kemampuan yaitu human capabilities, specialized skills, dan technology skills.

Narasumber kedua M. Nazar Budiman dengan materi tentang ‘Etika atau Adab Berliterasi.’

Nazar mengatakan, etika merupakan adab atau perilaku yang mencerminkan kepribadian seseorang.

“Maka dari itu agar nyaman berinteraksi di dunia maya kita memerlukan panduan untuk bersikap sesuai dengan kaidah, menjaga perilaku dan kehormatan dalam pergaulan,” tuturnya.

Dalam membagikan suatu informasi perlu yang namanya saring sebelum sharing.

“Saring dulu apakah berita atau informasi itu benar atau tidak dan bermanfaat atau tidak, baru kemudian dibagikan,” ujarnya.

Nazar menambahkan, Harus bijak dalam bermedia sosial jangan menggunakan akun-akun kaleng, sebaiknya gunakanlah akun asli kemudian juga memberikan deskripsi yang jelas, menggambarkan secara jelas dan bijak dalam memberikan like dan komen.

Kemudian, hal terpenting yakni memperhatikan hak cipta, “tolong jangan dihilangkan nama sumbernya, karena inilah yang menilai seseorang beradab. Minta izin dulu kemudian tak kalah pentingnya adalah gunakan bahasa yang baik,” ucapnya.

Selanjutnya narasumber ketiga Nadya Niptya dengan materi tentang ‘Pilih Mana??? Nabung atau Belanja Online.’

“Menabung adalah menyisihkan sebagian uang atau pendapatan untuk disimpan,” tuturnya

Adapun, manfaat dari menabung yakni:

1. Mengajarkan hidup lebih hemat.

2. Melatih hidup lebih sederhana.

3. Mempunyai cadangan uang bila ada kebutuhan mendesak.

4. Untuk membeli barang yang kita inginkan.

5. Memenuhi biaya segala kebutuhan untuk masa depan yang lebih baik.

Nadya mengatakan, kerugian tidak memiliki tabungan yaitu, tidak mempunyai uang cadangan, tidak dapat mengontrol keuangan, tidak mempunyai pegangan ketika pensiun dan lain-lain.

Kemudian, belanja online merupakan kegiatan pembelanjaan yang dilakukan melalui media internet.

“Cara mengontrol diri untuk tidak belanja online seperti, berhenti berlangganan dari semua email promosi, blokir akses ke situs belanja online yang sering dikunjungi, hapus aplikasi belanja online, cari alternatif hiburan yang tidak menguras kantong, dan minta bantuan orang terdekat,” tuturnya.

Terakhir narasumber Sri Mujayati dengan materi tentang ‘Tips Pentingnya Internet Sehat.’

Sri menjelaskan, keamanan digital atau cyber security merupakan aktivitas pengamanan yang berfungsi untuk melindungi informasi dari cybercrime.

“Karena sebenarnya dunia digital itu tidak jauh beda dengan dunia nyata, disana juga ada kebaikan dan kejahatan tergantung di mana kita menempatkannya,” tuturnya.

Di dunia maya ada juga untuk menyebarkan kebaikan dan kebermanfaatan untuk umat lain, tapi di sana juga sering terjadi tindak kejahatan, seperti pembullyan, hoax, penipuan, dan lainnya.

Tips agar terhindar dari kejahatan dunia digital yaitu:

1. Data rahasia simpan offline.

2. Verifikasi 2 langkah.

3. Kombinasi password dan sering mengubahnya.

4. Selalu logout.

Adapun, empat hal yang harus diperhatikan adalah knowledge, skill, value, dan attitude. (Jwt)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 − 3 =