Baznas

Walikota ‘Tantang’ para Lurah 

  • Bagikan

Tumbuhkan Destinasi yang Baru

BANJARBARU – Food, Fun and Fashion masih menjadikan program yang terus dipromosikan Pemerintah Kota Banjarbaru. Program tagline 3F tersebut bertujuan agar masyarakat Banjarbaru dan dari daerah lain dapat mengenali.

Kepala Dinas Disporabudpar, Suriansyah menyebutkan untuk Lurah-lurah yang ada di Banjarbaru ditantang Walikota Banjarbaru untuk memunculkan destinasi yang bagus.

“Program 3F  tersebut adalah ‘Fun’, Walikota menantang kepada Lurah agar menumbuhkan destinasi yang menarik untuk masyrakat,” ujar Suriansyah kepada Koran Banjar, Senin (04/12).

Destinasi yang dimunculkan seperti contoh Kampung Pejabat, Kampung Pelangi dan Kampung Ikan. Kampung-kampung itu ide-ide yang dimunculkan masyarakat.

“Malah masyarakat yang mendorong kepada Walikota untuk membuat kampung-kampung tersebut. Jadi di Banjarbaru ini, awalnya dari masyarakat sendiri mengusulkan,” ucapnya.

Terkait peran pemerintah dalam pengembangan tempat wisata di Banjarbaru, Suriansyah menyatakan, pemerintah selalu mendorong.

“Untuk wisata, Walikota terus mendorong, kemudian dari Dinas Pariwisata, selalu backup kita bantu dengan sarana prasarana,” ujarnya.

Diteruskan, 2018 nanti Dinas Pariwisata memberikan anggaran untuk destinasi wisata yang sudah terdata di Dinas Pariwisata.

“Contohnya seperti Danau Galuh yang dikelola swadaya, dinas hanya melakukan pembinaan saja karena belum tersentuh ke sana lagi,” ungkap mantan Staf Ahli Walikota ini.

Food dan Fashion, Pemerinta Kota Banjarbaru masih terus menonjolkan ciri khas Banjarbaru seperti Nasi Kabuli dan Sasirangan Bordir.

“Sasirangan Bordir dan Nasi Kabuli terus dipromosikan, agar masyrakat luar daerah tahu khas dari Banjarbaru,” tutupnya.

Pemko Banjarbaru terus berupaya mengidentifikasi, menetapkan dan mempromosikan 3F tersebut. Contoh, food diwakili Nasi Kebuli Cempaka, fun seperti objek wisata Hutan Pinus, dan fashion diwakili kain Sasirangan Bordir.

Pemko Banjarbaru terus berupaya mengidentifikasi, menetapkan dan mempromosikan 3F tersebut. Contoh, food diwakili Nasi Kebuli Cempaka, fun seperti objek wisata Hutan Pinus, dan fashion diwakili kain Sasirangan Bordir. (maf)

  • Bagikan