oleh

Walikota Banjarbaru Temui Gubernur Jakarta, ini yang Dibicarakan

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – “Apapun untuk kepentingan Pelayanan di Kota Banjarbaru akan kami gawi (kerjakan)” tulis Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani di akun Instragramnya. Bersama Pasukan yang disebutnya SS6 (Sanggup Supan), beberapa waktu lalu Nadjmi menyampaikan harapan untuk Hibah Bus Angkutan Pelajar dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang sudah tak digunakan lagi di Jakarta.

Kepada koranbanjar.net saat dikonfirmasi Sabtu (09/06) lalu, Nadjmi mengatakan bahwa proses pendanaan dengan kemampuan keterbatasan keuangan daerah itu tidak semata-mata mengandalkan bantuan dari kementerian.

“Nah, ini yang namanya tahun berinovasi. Inovasinya adalah mencari pendanaan diagonal, melambung ke samping ke Gubernur seperti ini. Mungkin orang tidak terpikir, ini mumpung ada peluang lalu kita coba,” ujarnya.

Karena, lanjut Nadjmi, ia melihat banyak program bus angkutan pelajar di Jakarta yang mangkrak. “Sedangkan kondisi busnya masih bagus,” imbuhnya.

Kita mencoba untuk mengajukan, lanjutnya lagi, surat secara terbuka dan secara tertulis meminta dan menghadap langsung.

“Ternyata saya lihat ada respon positif, karena Pak Anies mengatakan bahwa angkutan pelajar itu tidak efektif. Tidak efektifnya itu karena angkutan pelajar itu berada di jalur bus itu berada di jalan utama. Sementara para pelajar itu rata-rata berada di pinggiran Jakarta dan tinggalnya tidak di jalur bus, di jalur angkot, sehingga angkutan pelajar itu kini tak lagi berjalan. Dan kami melihat peluang itu, dan kami ajukan 10 bus,” tuturnya.

Nadjmi mengatakan belum bisa memastikan kapan akan mendapatakan hibah itu karena masih proses dan hibah tersebut harus mendapat persetujuan DPRD. “Kita tunggu saja ya, doa bulan puasa semoga berkah, Aminnnn,” tutupnya.(ana)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: