Kantor Imigrasi

Ustad Tengku Zulkarnain Meninggal Usai Berbuka, “Si Covid” Disebut Jadi Penyebab

- Tak Berkategori
  • Bagikan

Ustad Tengku Zulkarnain telah meninggal dunia saat adzan magrib atau setelah berbuka puasa pada, Senin (10/5/2021), di RS Tabrani, Jalan Sudirman, Pekanbaru. Ulama berdarah Melayu Deli dan Riau ini meninggal dunia disebu-sebut akibat “Si Covid” alias terpapar Covid-19.  

KORANBANJAR – Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Ustad Tengku Zulkarnain dikabarkan meninggal dunia saat azan maghrib atau berbuka puasa.

“Innalillahi wa innailaihi rooji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Ust. Tengku Zulkarnain. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.,” tulis pesan Karo Humas Provinsi Riau, Chairul Riski yang dikutip Suara.com, Senin (10/9/2021).

Ustad Tengku Zulkarnain meninggal dunia dikabarkan setelah mencoba melawan Covid-19 yang menggerogoti tubuhnya sejak pekan lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain selain dikenal sebagai penceramah, ia juga aktif di media sosial terutama Twitter.

Pria yang kerap disapa Tengku Zul adalah seorang ustaz berdarah Melayu Deli dan Riau. Tengku Zul pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 2015-2020.

Ustaz Tengku Zulkarnain lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 14 Agustus 1963. Meskipun lahir di Medan, pria berusia 57 tahun ini memiliki darah keturunan Melayu Deli dan Riau. Dia menempuh pendidikan S1 di Universitas Sumatera Utara mengambil jurusan Sastra Inggris.

Setelah mengambil pendidikan lulus dari pendidikan S1-nya, Ustaz Tengku Zulkarnain lantas mendalami ilmu Fiqih dari guru besarnya yakni Syaikh Dahlan Musa (Fiqih) dan ilmu Al Quran dari Syaikh Azro’i Abdul Rauf. Selain itu, Ustad Tengku Zulkarnain mendapatkan gelar S2-nya yakni Master Business di Institute Economy of Hawaii.

Selain aktif berceramah di 13 negara, Ustad Tengku Zulkarnain juga berkecimpung sebagai dalam pendidikan Islam dengan menjabat sebagai Ketua Majelis Fatwa untuk PP Mathla’ul Anwar. Selain itu, Ustad Tengku Zulkarnain juga telah melahirkan sebuah buku berjudul ‘Salah Faham: Jawaban Atas Buku Rapot Merah A’a Gym’.

Tak hanya itu, Ustad Tengku Zulkarnain juga pernah menjabat posisi-posisi penting lainnya. Berikut beberapa pengalaman karier Ustad Tengku Zulkarnain:

Dosen Sastra Inggris di Universitas Sumatera Utara tahun 1987

Dirut LP3I

Direktur Keuangan PT.Griya Kerta Leksana

Direktur HRD PT Trihamas Finance Syariah.

Penasehat Al-Hakim Menteng

Imam Besar Masjid An-Nur Buaran Indah

Anggota Komisi Dakwah MUI Pusat

Wakil Ketua Dewan Fatwa Mathla’ul Anwar

Ketua Majelis Fatwa untuk PP Mathla’ul Anwar

Diketahui, ayah dari Ustad Tengku Zulkarnain bernama Tengku Rafiuddin Sahudin yang masih memiliki darah keturunan Kesultanan Serdang. Sedangkan ibunya, bernama Anisah Usy, seorang anak dari seorang tokoh agama di Riau.

Saat ini Ustad Tengku Zulkarnain telah menikah dan dikaruniai dua putri. Meski begitu, hingga kini identitas istri dan kedua putrinya jarang diketahui masyarakat.

Dalam sebuah buku berjudul ‘Pak Harto: Untold Stories’ diceritakan dalam profil Ustad Tengku Zulkarnain, ia berkeinginan untuk mendirikan pesantren dan berdakwah ke seluruh penjuru dunia.(suara.com)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *