BNN

UPDATE, Korban Pembunuhan di Mataraman Seperti Dicincang, Satu Telinga Putus

  • Bagikan
Korban, Sukarman di ruang jenazah RSUD Ratu Zelekha Martapura. (foto: ari)
Korban, Sukarman di ruang jenazah RSUD Ratu Zelekha Martapura. (foto: ari)

Pembunuhan di Desa Jeranih RT 4, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalsel, Rabu (13/10/2021) malam tadi pukul 19.30 WITA, terjadi betul-betul mengerikan. Korban Sukarman (66) tewas dengan luka yang banyak di tubuh, bahkan seperti dicincang. Salah satu telinganya putus. Sementara terkini, korban lainnya, H Arbain mengalami kritis di RSU Pelita Insani Martapura.

BANJAR,koranbanjar.net – Tindakan pelaku, Abdul Warisman memgamuk dengan sebilah parang betul-betul brutal. Dia telah mencincang tubuh korban hingga terluka secara tak beraturan.

Informasi yang diperoleh koranbanjar.net di lapangan, setelah Sukarman tewas dengan sejumlah luka mengerikan di sekujur tubuh. Sukarman meninggal dunia saat di perjalanan menuju RSUD Ratu Zalekha Martapura, sedangkan H Arbain masih menjalani perawatan di RSU Pelita Insani Martapura. Sementara pelaku sampai sekarang dikabarkan telah melarikan diri,

“H Arbain masih berada di Rumah Sakit Pelita Insani,” kata warga Desa Jeranih saat dihubungi koranbanjar.net.

Menurut Kapolres Banjar melalui Kanit Reskrim Polsek Mataraman, Ipda Endar Susilo, peristiwa ini mengakibatkan Sukarman (66) telah meninggal dunia. Sedangkan dua korban lainnya terluka parah.

“Korban Sukarman meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit. Korban juga mengalami luka yang cukup parah,” ujarnya.

Dijelaskan lagi, Sukarman mengalami luka tebasan di tubuh bagian kanan, 2 sabaten di bagian punggung cukup dalam, luka tebas di pipi, luka bagian tangan, dan satu telinga putus.

Salah satu korban, H Arbain yang masih dalam keadaan kritis. (foto: ist)
Salah satu korban, H Arbain yang masih dalam keadaan kritis. (foto: ist)

“Dua korban lainnya juga mengalami luka tebas di bagian kaki, dan satunya bagian kepala. Keduanya dirawat di rumah sakit yang berbeda,” jelasnya.

Terkait duduk perkaranya, Kanit menerangkan, pihaknya masih belum dapat menyimpulkan.

“Singkatnya, pelaku ini datang ke rumah H.Arbain, di sana pelaku membabibuta menyerang korban. Lalu, korban Sukarman ini datang untuk melerai, dan malah menjadi korban juga,” jelasnya

Terkait dengan keberadaan pelaku maupun motif kejadian, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kita masih menggali informasi yang pasti ke korban yang selamat nanti. Korban ini tetanggaan dengan korban,” sambungnya.

Diketahui, pelaku Abdul Warsiman melarikan diri setelah menyerang 3 orang sekaligus. “Masih kita lakukan penyelidikan terkait pelaku ini,” sebutnya.

Informasi yang didapat di lapangan, adik dari pelaku datang ke ke kamar jenazah RSUD Ratu Zaleha untuk membahas perihal kejadian itu. Namun, dirinya tidak mengetahui motif peristiwa.

Pihak kepolisian meminta kepada pelaku agar segera menyerahkan pelaku ke Polres Banjar. (maf/sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 5 =