BNN

UPDATE, Kebakaran di Balangan Kalsel, Bocah 15 Tahun Tewas Terpanggang

  • Bagikan
GEGER – Sejumlah warga berlarian, ada yang berusaha menyelamatkan barang berharga, adapula yang berupaya mencari pertolongan.(foto: istimewa)
GEGER – Sejumlah warga berlarian, ada yang berusaha menyelamatkan barang berharga, adapula yang berupaya mencari pertolongan.(foto: istimewa)

Kebakaran hebat kembali menelan korban. Seorang bocah berusia 15 tahun tewas terpanggang saat api melumat rumah milik Ahmad Jaini (55), di Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Rabu (6/10/2021) pukul 08.30 WITA.

BALANGAN, koranbanjar.net – Kebakaran yang terjadi di Paringin Timur, Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan membuat warga sekitar geger. Di saat penduduk setempat berusaha menyelamatkan berharga masing-masing, ternyata seorang bocah, M Sauki (15) terjebak dalam kobaran api hingga tewas terpanggang.

Informasi yang diperoleh koranbanjar.net, api berkobar di kawasan permukiman penduduk yang cukup padat di Paringin Timur, Kabupaten Balangan, Kalsel. Masing-masing penduduk setempat sibuk menyelamatkan barang berharga, sambil berusaha memadamkan api. Namun tidak diduga, ada seorang bocah yang terjebak api.

BERKOBAR – Api saat berkobar melumat rumah milik Ahmad Jaini di Paringin Timur, Kabupaten Balangan.(foto: istimewa)
BERKOBAR – Api saat berkobar melumat rumah milik Ahmad Jaini di Paringin Timur, Kabupaten Balangan.(foto: istimewa)

Kebakaran itu menghanguskan satu rumah milik Ahmad Jaini (55) yang dihuni empat jiwa. Ketika kejadian, Ahmad Jaini dan istrinya sedang pergi menyadap karet ke kebun. Sementara anaknya, M Sauki (15) berada di dalam rumah.

Kuat dugaan, M Sauki (15) terjebak dalam kobaran api, dan dia tidak bisa keluar dari rumah yang sudah dikelilingi api.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan H. Rahmani menyebutkan, kebakaran yang itu persisnya terjadi di Jalan Gunung Pandau, Kelurahan Paringin Timur RT 08 Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan. “Api menghanguskan satu rumah dengan korban jiwa satu orang ” ujarnya.

RERUNTUHAN – Relawan BPK sedang memeriksa reruntuhan akibat kebakaran.
RERUNTUHAN – Relawan BPK sedang memeriksa reruntuhan akibat kebakaran.

Ditambahkan, rumah terbuat semi permanen, sehingga api sangat cepat menghabiskan bangunan.

Api berhasil dikuasai sekitar setengah jam kemudian. Diketahui, sumber air sangat sulit didapatkan pada saat kebakaran.(mj-41/sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight + 16 =