Tanjakan Maut Desa Batuah Kembali Makan Korban, Dua Pengendara Motor Tewas Tertindih Truk

Sepeda motor Scoopy yang dikendarai seorang pria beserta anaknya yang tertindih dump truk yang gagal menanjak di Gunungan Desa Batuah (Sumber Foto: Warga Kotabaru)

Kecelakaan maut di tanjakan Desa Batuah, Kecamatan Pulaulaut sigam, kembali terjadi, Selasa (4/10/22) pagi. Menurut informasi, kecelakaan tersebut melibatkan sebuah dump truk pengangkut material, dengan sebuah motor roda dua.

KOTABARU, koranbanjar.net Kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang pria MN (35) pengendara motor roda dua meninggal dunia bersama putrinya KR (3) tahun, dan mengakibatkan sebuah mobil pickup ringsek bagian depan.

Supian, sopir truk nahas tersebut membeberkan kepada wartawan kronologis peristiwa yang terjadi. Ia mengaku saat itu membawa muatan material berupa semen sebanyak 160 sak, atau dengan berat 8 ton ingin menuju Desa Sekapung, Pulau Sebuku.

“Saat mulai menanjak gunung di Desa Batuah itu, saya sudah memposisikan kecepatan truk pada gigi satu. Namun ditengah jalan depan kantor desa batuah, truk sudah tidak kuat nanjak dan mati,” ujar Supian.

Saat mati mesin sambungnya, rem tidak berfungsi dan truknya hilang kendali lalu mundur. Saat truk mundur, ia mengaku tidak melihat ada kendaraan di belakang, setelah itu truk yang mundur kemudian terbalik menimpa pengendara dan menabrak pickup yang terparkir di belakangnya.

“Saya baru sadar ada sebuah sepeda motor dan pengendaranya yang tertimpa badan truk setelah keluar dari truk yang terbalik,” imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Kotabaru Aiptu Sylvian dikonfirmasi menuturkan korban yang tertimpa badan truk itu sebanyak dua orang beserta sepeda motornya.

“Korban dua orang yang merupakan ayah dan anak, kondisi keduanya meninggal dunia, dan saat ini sudah dibawa ke rumah sakit,” ungkap Sylvian.

Diungkapkannya, korban merupakan warga Jalan Demang Lehman, Desa Dirgahayu, berstatus sebagai PNS dan bekerja sebagai perawat di RSUD PJS Kotabaru, sedangkan anaknya seorang perempuan berumur tiga tahun.

Truk saat ini sudah dievakuasi ke Mapolres Kotabaru dengan bantuan dari Polres Kotabaru, BPBD, Damkar, Dishub dan relawan.

(cah/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *