Sepekan, Pantai Turki Dikunjungi 100 Ribu Wisatawan

oleh -499 views

BANJARMASIN,KORANBANJAR.NET – Menyambut tahun baru 2019 kali ini, masyarakat Kalimantan Selatan dari berbagai daerah merayakan dengan berbagai macam kegiatan, salah satunya adalah pergi ke pantai.

Pantai Turki di Desa Jorong, Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu tempat wisata yang menjadi tujuan utama untuk mereka menikmati suasana tahun baru bersama sanak famili atau rekan kerja.

Sayyid Ahmad Al Kaff, pengurus dan sekaligus pemilik Pantai Turki mengungkapkan, sepanjang tahun 2018 ini, Pantai Turki termasuk salah satu pantai yang paling banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun luar Kalimantan Selatan.

Pantai Turki
Pantai Turki

Pantai Turki, imbuhnya, juga mendapatkan penghargaan Cipta Pesona Pantai belum lama tadi.

“Alhamdulillah pantai ini termasuk paling banyak pengunjung. Baru saja mendapatkan penghargaan Cipta Pesona Pantai,” ujarnya kepada wartawan koranbanjar.net, Minggu (30/12/2108).

Habib Ahmad yang saat itu duduk bersama Kapolsek Jorong Ipda Sufian mengatakan, dalam satu Minggu pengunjung Pantai Turki mencapai 100 ribu. Biasanya waktu libur atau hari perayaan tahun baru, lebaran dan perayaan lain, pengunjung membludak.

Untuk ke depan Ia berharap para pengunjung akan semakin banyak, karena dengan meningkatnya pengunjung, maka pendapatan daerah juga akan meningkat dan membantu perekonomian masyarakat khususnya di wilayah sekitar pantai. Seperti masyarakat yang sedang berjualan atau usaha lain.

Habib Ahmad juga berencana menata ulang warung-warung di sepanjang pantai agar lebih terlihat rapi, bersih dan sehat. Ia berujar warung makan dengan berbagai macam masakan juga akan sediakan nanti.

Sementara itu KapolsekbJorong, Ipda Sufian menambahkan terkait masalah pungli, Ia menegaskan sudah tidak ada lagi para preman yang melakukan pungutan liar.

“Kepada pengunjung Pantai Turki, kami menjamin sudah tidak ada lagi pungli atau preman yang melakukan pemalakan di pantai ini, jika ada akan kami tindak tegas,” tandas Ipda Sufian sembari mengatakan dulu sering terjadi pungli dan pemalakan.(al/sir)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan