MTQ Nasional Kalsel

Sepanjang 2021, Korban Lakalantas di Tabalong Bertambah Jadi 23 Orang

Polres Tabalong menggelar jumpa pers akhir tahun. (foto : arif)
Polres Tabalong menggelar jumpa pers akhir tahun. (foto : arif)

Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) sepanjang 2021 ini mencapai 23 orang.

TABALONG, koranbanjar.net – Kapolres Tabalong, AKBP Riza Muttaqin mengatakan, jumlah itu mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan data 2020 yang hanya 13 orang.

“Jika dibandingkan tahun 2020, di tahun 2021 ini naik 10 kasus,” ungkapnya saat menggelar jumpa pers akhir tahun di Aula Praja Utama Mapolres Tablong, Selasa (28/12/2021).

Selain itu, angka lakalantas juga mengalami peningkatan. Dari 31 kejadian pada 2020, meningkat jadi 32 kejadian pada 2021.

Sedangkan, penyelesaian perkara lakalantas justru mengalami penurunan. Dari 31 perkara yang diselesaikan pada 2020, di 2021 hanya 21 perkara yang berhasil diselesaikan.

“Sisa kasusnya masih berjalan,” ucap Kapolres.

Kemudian, untuk korban luka berat mengalami penurunan dari 5 korban pada 2020 menjadi nol atau tidak ada korban pada 2021.

Selanjutnya, korban luka ringan juga mengalami penurunan dari 27 korban pada 2020 menjadi 20 korban pada 2021.

Sementara, total kerugian yang disebabkan akibat lakalantas mengalami kenaikan dari Rp 116.900.000 di 2020, menjadi Rp 399.400.000 di tahun 2021.

Kapolres pun mengimbau, untuk dapat menekan angka kecelakaan, para pengguna jalan raya agar lebih berhati-hati saat mengendari kendaraan.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada perusahaan yang memiliki armada berukuran besar terkait di mana titik-titik yang harus lebih berhati – hati dan mengurangi kecepatan, terutama di kawasan padat penduduk.

“Mudahan-mudahan di tahun 2022 ini setelah kita evaluasi bisa berkurang atau mudah-mudahan tidak ada lagi korban jiwa dari lakalantas,” harapnya.(mj-42/sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.