Baznas

SDN Rantau Kanan 2 Terendam, Murid Terpaksa Diliburkan

  • Bagikan

RANTAU, Koranbanjar.net – Ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rantau Kanan 2  Desa Mandarahan Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin mengalami kebanjiran akibat sungai rantau meluap dan meluber pasca diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut, Jum’at (23/3) tadi.

Pihak sekolah terpaksa meliburkan murid sekolah lantaran halaman dan ruang kelas tergenang air tidak bisa digunakan untuk proses belajar mengajar.

Menurut salah satu warga yang berada persis diseberang sekolah mengungkapkan, sekolah diliburkan lantaran kelas 1 hingga kelas 6 tergenang air dan tidak bisa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar siswa. Namun, lanjutnya sekolah mengalami banjir dan siswa diliburkan memang sudah kerap terjadi pada saat diguyur hujan deras.

“Kalau lagi kebanjiran sekolah memang diliburkan sampai banjir surut dan tidak menggenangi ruang kelas,” bebernya.

Banjir merendam permukiman penduduk dan sekolah yang ada di beberapa kawasan di Tapin sejak Kamis (22/3) pagi hingga keesokan hari. Itu disebabkan meluapnya aliran sungai akibat debit air meningkat.

Dari informasi petugas Satgas BPBD Tapin dan TRC serta Relawan yang melakukan ground check, banjir akibat luapan sungai rantau juga merendam 15 rumah warga di Komplek Labuhan Permai dan Komplek Mustika Rangda serta 7 rumah di Bungur.

Menurut Asit (51) warga Perintis Raya Hulu Rantau yang rumahnya terendam mengatakan, di tahun 2018 ini untuk kesekian kalinya banjir merendam permukiman warga.

“Air mulai naik setelah asyar kamis kemarin dan keesokan harinya Jum’at. Dalam dua hari terakhir cuaca di kota Rantau hujan disertai angin kencang dan kilat hingga debit air sungai rantau meningkat hingga mengakibatkan sungai meluap karena tak tahan menampung, memang sudah setiap tahunnya seperti ini,” keluhnya.(rull)

  • Bagikan