Rumah Peternak Dilumat Api, 8 Unit Sepeda Motor dan Ratusan Ekor Tenak Ikut Terpanggang

Kebakaran hebat kembali terjadi di Bumi Murakata. Kali ini si Jago Merah meluluhlantakan dua rumah di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum,at (18/3/2022) sekitar pukul 08.00 WITA.
Kebakaran hebat kembali terjadi di Bumi Murakata. Kali ini si Jago Merah meluluhlantakan dua rumah di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum,at (18/3/2022) sekitar pukul 08.00 WITA.

Kebakaran hebat kembali terjadi di Bumi Murakata. Kali ini si Jago Merah meluluhlantakan dua rumah di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum,at (18/3/2022) sekitar pukul 08.00 WITA.

BARABAI, koranbanjar.net – Kebakaran yang meludeskan dua rumah di Desa Telang tersebut sempat membuat warga sekitar sempat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan harta benda masing-masing.

Hal tersebut karena posisi rumah berada di lokasi padat penduduk, dengan jarak rumah hanya tidak kurang dari satu meter dari rumah satu ke rumah yang lainnya.

Kebakaran hebat tersebut meluluhlantakan dua rumah dengan masing-masing milik Abdul Maad dengan jumlah tiga jiwa dengan persentasi terbakar 100 persen, sedangkan rumah yang satunya dihuni Marjuni dengan tiga jiwa dan persentase terbakar hanya 35 persen.

Menurut salah satu warga sekitar, Tamrin saat dihubungi koranbanjar.net, Jumat (18/3/2022) sore, dia tidak mengetahui asal api, namun mendengar dari obrolan warga, api berasal dari rumah Abdul Maad.

Kebakaran hebat kembali terjadi di Bumi Murakata. Kali ini si Jago Merah meluluhlantakan dua rumah di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum,at (18/3/2022) sekitar pukul 08.00 WITA.
Kebakaran hebat kembali terjadi di Bumi Murakata. Kali ini si Jago Merah meluluhlantakan dua rumah di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum,at (18/3/2022) sekitar pukul 08.00 WITA.

“Di rumah Abdul Maad ada sekitar 12 unit roda dua, cuma 4 unit yang bisa diselamatkan dan 8 unit terbakar, selain roda dua tersebut uang sekitar Rp30 juta juga ikut terbakar,” tutur Tamrin.

Tamrin juga menambahkan, Abdul Maad merupakan seorang peternak dan juga melakukan jual beli ternak seperti itik dan ayam. Saat kebakaran pun puluhan hewak ternak miliknya juga terpanggang hidup-hidup.

Bangunan yang terbuat dari kayu membuat api cepat melahap bangunan milik Abdul Maad dan Marjuni, namun karena kesigapan relawan pemadam kebakaran dan juga warga setempat, api berhasil dijinakkan dan tidak melebar ke rumah yang lainnya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.(mdr/sir)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *