Ribuan Ikan Mengapung di Sungai Awang Bangkal

KARANG INTAN, KORANBANJAR.NET – Ribuan ikan nila tiba-tiba mengapung  di keramba jaring apung (KJA) milik warga Desa Awang Bangkal Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Informasi yang didapat koranbanjar.net, dugaan sementara, kematian ribuan ikan milik warga itu dikarenakan debit air Sungai Awang Bangkal yang mulai surut, sehingga menyebabkan ikan milik warga mati.

Warga Awang Bangkal, Eliya, yang dihubungi wartawan koranbanjar.net menuturkan, matinya ikan di keramba warga mulai terjadi sejak dua hari lalu, bahkan diakuinya keramba milik bapaknya pun mengalami hal yang sama.

“Sudah dua hari lalu, termasuk ikan saya yang ada di keramba juga ikut mati, mungkin karena debit air sungai yang mulai menyurut,” katanya.

Selain menurunnya debit air sungai yang dijadikan tempat untuk (KJA)  itu diduga juga akibat berubahnya kadar air. “Biasanya juga kalau banyak mati kayak gini akibat airnya berubah jadi tidak bagus,” ujarnya.

Diketahui dalam satu buah keramba jarring apung di isi dengan ribuan ikan, dan oleh karena itu para penambak keramba jaring apung mengalami kerugian hingga ditkasir ratusan juta rupiah.(sai/sir)