oleh

Praktik Tanam Dorong Percepatan Luas Tambah Tanam di Kawasan Food Estate

Berlokasi di Kelompok Tani Tani Jaya Desa Tamban Luar Kecamatan Bataguh, peserta Pelatihan Tematik Budidaya Padi Lahan Rawa Bebas Residu Angkatan X praktik menanam padi sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan LTT atau luas tambah tanam di kawasan Food Estate.

KAPUAS,koranbanjar.net – Pelatihan Budidaya Padi Lahan Rawa Bebas Residu Angkatan X, diikuti 30 orang peserta berasal dari Desa Tamban Luar, Bamban Raya dan Bangun Harjo, yang merupakan wilayah kerja BPP Bataguh.

Pelatihan dilaksanakan di Desa Tamban Luar selama 3 hari, dari tanggal 10 sampai 12 November 2020.

Koordinator BPP Bataguh Kariyadi SP menjelaskan, bahwa Desa Tamban Luar merupakan salah satu Desa di Kecamatan Bataguh yang menjadi sasaran program Food Estate.

Untuk saat ini luas lahan sawah di Desa Tamban Luar yang diusulkan dalam program Food Estate seluas 200 ha, dan seluruhnya sudah olah tanah.

“Saat ini yang perlu dilakukan adalah percepatan tanam. Dengan adanya pelatihan ini, petani cukup terbantu dalam melakukan penanaman,” katanya, Rabu (11/11/2020)

“Sebelum melakukan penanaman peserta juga melakukan praktik mengidentifikasi OPT padi dan musuh alami yang ada di persemaian padi,” jelas Koordinator Akademik pelatihan, Adi Widiyanto.

Ada dua hal yang bisa dicapai dalam pelatihan ini, mendorong pertambahan luas tambah tanam dan keterampilan petani dalam mengidentifikasi OPT Padi dan musuh alami.

“Sehingga dapat menjadi dasar dalam tindakan pengendalian selanjutnya, “pungkas Adi. (adi/bbppbinuang/dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: