Penyanyi Cantik Asal Gambut Ini Mengaku Pernah Diundang Ketua DPRD Kalsel

  • Bagikan
Penyanyi Dangdut asal Gambut, IIs Permata dalam satu kesempatan sedang menyanyi. (foto: ist)
Penyanyi Dangdut asal Gambut, IIs Permata dalam satu kesempatan sedang menyanyi. (foto: ist)

Penyanyi dangdut lokal asal Gambut yang memiliki paras cantik ini mengaku pernah diundang atau diboking Ketua DPRD Kalsel, Supian HK di pesta perkawinan. Iis Permata nama lengkap gadis itu diboking untuk menyanyi pada acara resepsi perkawinan anak Supian HK.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Iis Permata kepada media ini, Minggu (18/7/2021) di Banjarmasin mengisahkan, pada waktu itu sebelum terjadi wabah Covid – 19 di Kalsel, diperkirakan awal tahun 2019 dia kebanjiran job sebagai penyanyi panggung, khusus wilayah Kalsel.

“Ulun juga pernah dipanggil (booking) untuk mengisi acara kawinan anak Pak Supian HK, Ketua DPRD Kalsel, selain Ketua DPRD Kalsel juga acara pisah sambut jabatan Pak Danrem di Novotel Banjarbaru,”  ungkapnya.

Ditanya berapa nilai bayaran sekali manggung pada acara kedua pejabat tinggi Forkopimda tersebut, Iis enggan mengungkapkan.

Dia hanya menjelaskan secara umum, kalau di dalam Kota Banjarmasin sekali main tarifnya berkisar Rp300 ribu. Untuk luar kota sampai hulu sungai, bayarannya lebih besar, dari Rp400 ribu sampai Rp800 ribu.

Bagaimana nasib penyanyi lokal atau penyanyi panggung seperti dirinya saat terjadi pandemi Covid – 19, Iis mengatakan, sebelumnya ketika wabah ini merebak, hampir berbulan – bulan dia dan teman seprofesinya menganggur tanpa ada panggilan nyanyi sama sekali.

Sebagian ada yang cuma di rumah bantu pekerjaan ibu rumah tangga, sedangkan yang punya modal sambil jualan online.

“Tetapi belakangan terakhir sudah aman, alhamdulillah ada aja setiap minggu panggilan nyanyi,” ucap gadis kelahiran 30 Oktober 1995 ini.

Anak tunggal dari ayah yang hanya pekerja bangunan dan ibu hanya pekerja rumah tangga ini, mengaku di usianya saat ini belum terpikir untuk mencari pasangan.

Gadis lulusan SMA 1 Gambut ini mengaku ada beberapa keinginan yang belum terpenuhi. Menurutnya membahagiakan orang tua dan diri sendiri itu lebih penting, di samping itu belum siap berumah tangga walaupun kadang terbesit ingin mengakhiri masa lajangnya.

“Kadang ada kepikiran kesana, cuma entah kenapa masih merasa belum bisa membahagiakan orang tua. Lagi pula ortu tidak mendesak juga menyuruh lekas nikah, ulun pun belum siap,” tuturnya.

Adapun untuk honor menyanyi sambung Iis, buat membantu ayahnya dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Dari kecil Iis hobi dengan hal yang berhubungan dengan seni, baik menari maupun menyanyi. Ia membeberkan sejak sekolah TK, lalu SD hingga sekarang suka menyanyi.

“Pokoknya waktu sekolah dulu, kegiatan ekstra kurikuler bidang seni nyanyi tidak pernah ketinggalan,” kenang Iis Permata.(yon/sir)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *