Baznas

Penderita Tumor Payudara Kurang Perhatian Pemerintah Akhirnya Meninggal Dunia

  • Bagikan

MARTAPURA,Koranbanjar.net – Maymujah (57) warga Desa Kampung Melayu Tengah, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar penderita penyakit tumor payudara yang sempat maramaikan pemberitaan diberbagai media lokal di Kalimantan Selatan lantaran warga miskin ini kurang mendapatkan perhatian, akhirnya Sabtu (31/3) malam menghembuskan nafas terakhir.

Meninggalnya Maymujah menjadi pukulan berat bagi anak serta kerabatnya. Deraian air mata anak dan keluarga tidak kuasa ditahan saat kain kafan menjadi pakaian terakhir Maymujah untuk dibawa ke peristirahatan terakhir atau liang kubur.

Dikediamannya, jenazah Maymujah dikelilingi keluarga dan kerabat dekat hingga tetangga yang membaca Surah Yasin sebagai bentuk ungkapan kasih sayang terhadapnya.

Sebelumnya, sangat memprihatinkan, Maymujah selama satu tahun menahan sakit akibat terserang penyakit tumor ganas dibagian payudaranya yang hanya  ditemani anak sematawayangnya, janda beranak dua bernama Maulidah berusia 37 tahun.

Selama satu tahin menderita penyakit tumor payudara, Maymujah sempat dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura untuk melakukan Biopsi, namun sepulangnya dari rumah sakit, kondisi Maymujah semakin memburuk, dan sering mengeluh kesakitan di bagian dada kanannya. bahkan payudaranya mengalami infeksi dan mengeluarkan cairan, sehingga bagian infeksi itu harus di perban. Yang sangat mengherankan hingga saat ini review dari rumah sakit tak kunjung keluar.

Kabar meninggalnya Maymujah  sangat mengagetkan beberapa relawan yang berencana untuk membantu Maymujah untuk mendapatkan perawatan.

Di ketahui pada Jum’at siang beberapa orang yang menamakan diri mereka Habar banua6+ peduli telah melakukan kunjungan ke kediaman Maymujah, mereka berniat membawa Maymujah ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan, namun Maymujah menolak usulan tersebut.

“kita sudah berupaya untuk membantu beliau, tapi beliau menolak untuk dibawa ke rumah sakit,” beber salah satu anggota Habar Banua 6+peduli

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Nasrunsyah menyampaikan turut berbela sungkawa atas wafatnya Maymujah, dan dia mendoakan semoga almarhum mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT.

“Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga amal ibadah beliau di terima allah SWT dan keluarga yang di tinggalkan bisa tabah dan ikhlas. Insya allah nanti kita bicarakan, semoga bisa di bantu untuk anak dan cucunya,” ungkapnya.

Diketahui, selama menghabiskan sisa hidupnya, Maymujah hanya di temani anak semata wayangnya Maulidah dan dua anaknya, Maulidah sendiri kesehariannya berjualan makanan ringan di salah satu sekolah, dimana pendapatan dari hasil berjualan terkadang tidak mencukupi keperluan sehari-hari. Tidak jarang mereka makan dari pemberian tetangga.

Jenazah Maymujah kemudian di kebumikan pada Minggu (1/04) siang di Tempat Pemakaman Umum Desa Melayu Tengah, kecamatan Martapura Timur. (sai/pri)

  • Bagikan