Pembagian Beras Sejahtera di Pasayangan Disinyalir tidak Tepat Sasaran

oleh -153 views

MARTAPURA – Kebijakan pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial untuk membagikan Beras Sejahtera (Rastra) ke desa-desa menuai banyak protes. Pasalnya, penyaluran beras sejahtera ini disinyalir ada yang tidak tepat sasaran.

Penyaluran beras sejahtera ini salah satunya diduga tidak tepat sasaran terjadi di Kelurahan Pasayangan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Rumah di jual di Martapura

Jasa Interior di Kalimantan Selatan

Seorang warga Kelurahan Pasayangan RT 07 menuturkan kepada koranbanjar.net Selasa (06/02) pagi, dia tidak mendapatkan pembagian beras gratis tersebut, padahal statusnya seorang janda yang hanya berjualan pakaian bekas.

“Kada dapat, tapi tetangga dapat. Habarnya handak bebagi aja kada tau aku, timbul ada yang dapat aja,” ujarnya.

Di ketahui setiap warga yang tercatat untuk mendapatkan beras sejahtera sebanyak 12 keluarga dalam satu RT.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Ketua RT 07 H Anang Sya’rani mengakui daftar nama-nama yang mendapatkan bantuan itu terkesan salah sasaran. Dan yang dulu pernah dapat sekarang tidak dapat lagi. Namun berkurangnya jatah beras yang akan dibagi karena faktor menurunnya angka kemiskinan di  wilayahnya.

“Iya saya juga sedikit nggak enak dengan warga saya, karena yang dulunya dapat, sekarang tidak lagi. Jadi mereka jadi bertanya-tanya. Namun kalau kenapa jatahnya berkurang, itu yang mendata dari pihak Kementrian Sosial langsung, dan angka kemiskinan disini yang tadinya sebanyak 140 menjadi berkurang,” ujar Anang.

Selain itu menurut pengakuan dari aparatur desa itu pihaknya tidak pernah melakukan pendataan tentang warganya, namun daftar nama-nama itu langsung datang dari pihak atasan atau kelurahan.

“Kukan kita yang mendata, jadi daftar nama-nama yang berhak menerima itu langsung ada dari kelurahan, selanjutnya saya hanya membagikan,” ujarnya

Sementara pihak Kelurahan Pasayangan melalui Kasi Kessos Dewi Sari mengatakan, bahwa tahun ini jumlah beras yang diterima dari pusat sangat berkurang, sehingga beras yang dibagi berdasarkan data dari Kementrian Sosial.

Menurut Dewi, pihaknya memang sudah mengusulkan daftar nama – nama yang mendapatkan beras rastra ini. Namun pada kenyataannya data yang diterima berdasarkan data dari kementrian pusat.

“Berasnya sekarang sudah berkurang kita dapatnya, dan kita membagi sesuai dengan data yang dikasihkan pihak Kementerian. Walaupun kita telah mengusulkan, namun keputusan tetap pada mereka,” ujar Dewi Sari.(sai)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *