Baznas

Pejuang Adipura tak Mendapatkan Bonus

  • Bagikan

MARTAPURA – Penghargaan tertinggi di bidang kebersihan kerap menjadi rebutan seluruh kabupaten / kota se Indonesia. Para petugas kebersihan terus digenjot agar bekerja maksimal untuk bisa memperoleh penghargaan tersebut. Namun sayang, tahun kemarin, meski “Pejuang Adipura” kerja maksimal untuk mendapatkan piala Adipura,  mereka tidak mendapat bonus apa-apa atas raihan prestasi tersebut.

Mereka mengaku sangat senang jika Kabupaten Banjar mendapatkan piala Adipura,  walaupun tak mendapatkan bonus dari Pemerintah Kabupaten Banjar.

“Senang jika kembali dapat Adipura,  biasanya ‘kan kalau dapat gitu kita bisa terkumpul sama teman-teman petugas lain,  meski tahun kemarin tidak ada bonus,” tuturnya. 

Dari pernyataan itu, mereka terlihat ikhlas dalam memperjuangkan predikat Kota Martapura yang bersih.  Meski perhatian pemerintah untuk kesejahteraan mereka sangat minim.

Kerja para petugas kebersihan juga tidak hanya mengangkat kehormatan Pemerintah Daerah dalam meraih penghargaan, tetapi mereka juga harus menjaga kebersihan kediaman orang nomor satu di Kabupaten Banjar.

Misalnya Kamis (29/11) pagi,  saat Bupati Banjar KH Khalilurahman menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mahligai Sultan Adam,  petugas kebersihan masih berjibaku membersihkan rumput halaman kediaman.

Arif,  petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup mengaku setiap hari membersihkan rumput-rumput yang ada di taman Mahligai Sultan Adam.

“Iya,  setiap hari saya kerja disini,  bersih-bersih rumput,” ujar Arif polos, tanpa sadar sedang diwawancarai koranbanjar.net. 

Hal senada juga disampaikan petugas kebersihan lingkungan hidup lainnya Atmiati 40. Ia dari jam 7 pagi sampai jam 12 siang selalu membersihkan halaman Mahligai Sultan Adam.  Rutinitas itu dia jalani selama 5 tahun.

“Setia hari,  dari pagi sampai jam 12 siang,  alhamdulillah nyaman aja kerja disini,” ujar Atmiati.

Pekerja yang telah mengabdikan dirinya selama 5 tahun itu,  hingga saat ini tak ada  peningkatan dalam jabatan,  pasalnya hingga kini ia hanya berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT).

“Masih PTT,  saya juga udah gak ngarep ada pengangkatan lagi,  kan usia saya juga udah lumayan tua” ungkapnya. (sai)

  • Bagikan