Parah! Jembatan Ini Sudah Pernah Menyebabkan Mobil Jatuh ke Sungai

MARTAPURA – Hampir tiga tahun terkahir, kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Melayu Ilir ke Desa Akar Begantung, Kecamatan Martapura Timur ini, sudah sangat memprihatinkan. Bahkan sangat berbahaya untuk dilintasi.Selain tanpa pagar jembatan pada salah satu sisinya, beberapa lantai jembatan juga sudah berlubang.

Jembatan yang dibangun sejak tahun 1995 ini sangat penting buat transportasi warga.  Akan tetapi, kondisi tersebut membuat para warga menjadi was-was untuk melintas.

Warga Desa Melayu Ilir, Asmuni saat ditemui koranbanjar.net menuturkan,  selama kondisi jembatan seperti itu, sering menimbulkan kecelakaan. Bahkan ada satu mobil yang terjatuh ke sungai,  karena mencoba melintasi jembatan.

“Pernah mobil jatuh dari atas jembatan,  beruntung sopir selamat aja,” ujar Asmuni.

Hal senada dikemukakan warga sekitar, Mu’min. Menurutnya, seorang kerabatnya yang masih berusia 10 tahun pernah menjadi korban di jembatan itu,  saat sepeda yang ditunggangi terperosok ke lubang lantai jembatan.

“Ponakan dulu waktu mau berangkat sekolah,  sepedanya terperosok di lubang jembatan itu,” ungkap Mu’min.

Mu’min juga menceritakan,  pihak terkait pernah beberapa kali meninjau jembatan,  namun sampai saat ini belum ada kabar tentang perbaikan jembatan.

Kepala Desa Melayu Ilir yang mau dikonfirmasi koranbanjar.net, kebetulan tidak ada di kantor.

Sementara itu, Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Banjar, Solhan saat dikonfirmasi via telepon mengatakan, untuk wilayah Desa Melayu Ilir masih ada jembatan alternatif yang bisa digunakan warga.  Namun pihaknya tidak menampik dengan kondisi jembatan yang sangat rusak tersebut.

Ia mengaku pernah meninjau jembatan itu. Hasil peninjauan di lapangan,  dia mendapati ada beberapa jembatan yang jaraknya tidak terlalu jauh,  sehingga jembatan yang rusak itu tidak terlalu berpengaruh untuk pergerakan ekonomi warga setempat. “Nanti kita tinjau lagi jembatan itu,” imbuhnya. (sai)