BNN

Nasib Para Personel Warkopi Pasca Dibubarkan, Begini Aktifitasnya

  • Bagikan
Warkopi menggelar konferensi pers untuk meminta maaf kepada keluarga besar Warkop DKI di kawasan Depok, Jawa Barat pada Jumat (24/9/2021). [Suara.com/Rena Pangesti]
Warkopi menggelar konferensi pers untuk meminta maaf kepada keluarga besar Warkop DKI di kawasan Depok, Jawa Barat pada Jumat (24/9/2021). [Suara.com/Rena Pangesti]

Warkopi yang belakangan terus mendapat protes dari Warkop DKI resmi dibubarkan, Rabu (13/10/2021).

Koranbanjar.net – Pembubaran Warkopi disampaikan langsung oleh perwakilanya Aly Julys kepada awak media

Kata Ali Julys, dibubarkannnya Warkopi setelah mendengar arahan dari Lembaga Warkop DKI terutama anak-anak Dono Kasino dan Indro sendiri.

Warkop DKI meminta agar trio Warkopi mengganti nama karena identik dengan nama brand Warkop DKI.

“Atas arahan dari lembaga Warkop DKI, seperti yang disampaikan mas Satrio, mba Hana dan om Indro, bahwa kami harus segera mengganti nama. Maka kesempatan ini, Warkopi dibubarkan,” tutur perwakilan Warkopi Aly Julys ditemui di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Rabu (13/10/2021).

Dengan bubarnya Warkopi, apa personelnya kembali ke kehidupan mereka sebelum terkenal? Nyatanya tidak.

Mantan personel Warkopi yakni Alfin, Asep dan Dimas kembali meneruskan aktivitas keartisan. Namun tidak lagi mengusung grup, melainkan atas nama pribadi satu sama lain.

“Fokusnya saat ini atas nama prbadi. Tapi apakah ada nama baru lihat kedepannya nanti,” tutur Aly Julys.

Mantan personel Warkopi, Dimas sebenarnya sudah mencetuskan nama grup mereka, Taciman. Hanya saja usul itu belum mendapat persetejuan manajemen.

“Taciman tuh ide saya. Singkatannya (dari nama daerah Alfin dan Asep) Tasik, Cipadu, Matraman,” kata Dimas.

“Tapi bukan officially, cuma iseng ide gitu sekilas,” imbuhnya.

Sementara itu saat disinggung proyek kedepannya, mantan personel Warkopi sudah meneken kontrak kerja dengan perusahaan film.

“Saat ini Alfin, Dimas dan Asep sudah mendapatkan kontrak ekslusif dari salah satu perusahan film besar di Indonesia. Oleh sebab itu kami sedang menggodoknya,” terang perwakilan tiga pria ini.

Mengenai seperti apa formatnya, Aly Julys belum memberikan detail. Tapi ia sedikit membocorkan kemungkinan mengarah pada komedi.

“Tapi bentuknya seperti apa, kami belum bisa memberitahukannya,” pungkas Aly Julys. (suara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + six =