oleh

Nadjmi Kembali Ingatkan Masyarakat Tentang Beberapa Hal ini..

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Saat menyampaikan sambutannya dalam Safari Ramadan di Masjid An Noor di Komplek Griya Ulin Permai, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kamis (25/05), Walikota Banjarbaru, H. Nadjmi Adhani mengingatkan beberapa hal kepada masyarakat yang hadir.

Beberapa masalah yang ada di Kota Banjarbaru contohnya adalah maksiat dan anak-anak yang menggunakan obat-obatan terlarang.

Nadjmi menanggapi permasalahan di wilayah Landasan Ulin terkait prostitusi atau tempat-tempat maksiat yang masih beroperasi.

“Dalam kesempatan baik ini, dan juga harapan dari masyarakat semua. Pemerintah Kota Banjarbaru akan terus membersihkan tempat-tempat maksiat yang ada di wilayah sini. Kita sudah lakukan maksimal, kita sudah menutup tempat eks lokalisasinya,” terangnya.

Namun, lanjut Nadjmi, lamanya kebaradaan tempat tersebut yang sudah 40 tahun, itu akan butuh proses.

“Di jaring, kemudian dipulangkan sudah dilakukan. Apalagi kucing-kucingan dengan petugas. Satpol PP juga gencar terus lakukan razia. Dan sekarang ini, proses kerjanya tidak di tempat lokalisasi lagi, bisa di komplek-komplek atau warung-warung di pinggir jalan,” ucapnya.

Nadjmi juga mengimbau kepada warga Komplek Griya Ulin Permai, untuk melakukan pendataan secara benar, jika melihat warganya yang mencurigakan maka segera laporkan.

“Untuk warga yang meliat warganya yang mencurigakan, yang didatangi orang malam-malam atau dijemputi malam, tolong laporkan ke RT, kelurahan atau kecamatan. Kita harus bersama-sama seluruh masyarakat memberantas itu,” imbaunya.

Kemudian, Nadjmi juga memaparkan masalah penyalahgunaan obat-obatan di kalangan remaja. Di mana di Banjarbaru sering terjadi penyalahangunaan obat-obatan terlarang terutama oleh para remaja.

“Minta tolong kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya. Sekali-kali razia barang-barang anak kita,” harapnya.

Efek obat-obat itu sendiri kepada penggunanya merusak langsung kebaikan vital otak kita. Pemerintah Kota Banjarbaru juga sudah berkoordinasi dengan BNN Kota Banjarbaru untuk menanggulangi hal ini.

“Sering ditemukan remaja-remaja menyalahgunaan obat-obatan. Tidak ada sekolah SMP di Banjarbaru ini yang bersih dari obat-obatan terlarang,” jelasnya.

Maka dari itu, Nadjmi berharap peran orang tua dan lingkungannya agar sama-sama ikut menjaga dan mengawasi anak-anaknya saat melakukan aktifitasnya.(maf/ana)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: