Meski Wisata Stajau Indah Ditutup, Ada Saja Pengunjung Datang Karena Penasaran

oleh -136 views
Lokasi stajau indah.
Lokasi stajau indah.

BARABAI, koranbanjar.net – Sudah sebulan berlalu, objek wisata Stajau Indah di Desa Baru, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang lokasinya bersebrangan Ponpes Al Anwar di wilayah Desa Batu Tunggal, Kecamatan Hantakan, ditutup masyarakat setempat.

Kendati sudah ditutup sehari sebelum Hari Raya Idul Adha lalu, namun menurut warga setempat sekaligus salah satu pengelola Ilhami (48 tahun), masih ada saja beberapa wisatawan yang mengunjungi lokasi Stajau Indah.

“Mungkin penasaran terhadap wisata ini, jadi mereka mendatanginya,” ujarnya, Rabu (4/9/2019).

Ilhami mengakui, pihaknya merasa malu terhadap orang-orang karena banyaknya pemberitaan terkait permasalahan dengan pihak Ponpes.

“Setelah dipikir-pikir ada baiknya kami hentikan tempat ini sebagai lokasi wisata, apalagi pesantren kemarin mau tutup, padahal di pesantren itu juga banyak warga yang ikut mengaji dan memperdalam ilmu agamanya,” tutur Ilham.

Dari pantauan koranbanjar.net di lokasi itu memang tidak ada bangunan dan aktifitas, serta bangunan yang rencananya akan menjadi tempat pakaian ganti sudah tidak ada lagi karena sudah dihancurkan pengelola.

Kepala Desa Batu Tunggal, Kecamatan Hantakan Baihaki saat ditemui koranbanjar.net di hari yang sama, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang peduli dengan Ponpes. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pengelola Stajau Indah tidak meneruskan wisata tersebut tetap buka.

Tak ketinggalan ia berterima kasih kepada media ikut memberitakan tentang masalah yang dihadapi warganya dan juga warga Desa Baru, Kecamatan Batu Benawa itu.

Pengasuh Ponpes Al Anwar Ustaz H Syarkawi saat dikonfirmasi mengaku dirinya hanya berserah kepada yang Kuasa. Menurutnya apabila Stajau Indah tetap buka maka pihaknya akan menutup pesantren, dan sebaliknya jika pesantren buka kembali.

“Tapi syukur alhamdulillah tempatnya sudah tutup dan santri pun kembali ke Ponpes untuk mengaji serta memperdalam ilmu agamanya, alhamdulillah kami masih diterima,” ujar Syarkawi.

Sebelumnya Ustaz Syarkawi meninggalkan pesantren karena tempat wisata akan tetap jalan dan menyuruh santrinya untuk pulang kembali ke kampung halamannya. Kini Ponpes Al Anwar kembali beraktifitas belajar mengajar seperti semula. (mdr/dra)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan