oleh

Media Gathering Bersama Tiga UPT LP

MARTAPURA, koranbanjar.net – Media Gathering bersama tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lembaga Pemasyarakatan (LP) dalam rangka Kolaborasi Mendukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 diadakan oleh LP Perempuan Martapura. Rabu (27/2/2020).

Acara digagas oleh LP Perempuan Martapura ini juga dihadiri Kalapas Narkoba Karang Intan Sugito dan Kalapas Khusus Anak, Rudi, perwakilan Polres Banjar AKP Amelia Afifi (Kanit PPA Polres Banjar), perwakilan Kejari Banjar Andi Akbar (Kasi BB Kejari Banjar) dan sejumlah pejabat terkait.

Tujuan diadakan acara ini, menurut Kalapas Perempuan Martapura Yunengsih, yaitu memberikan kegiatan keterampilan bagi para narapidana (Napi) ketika nantinya mereka kembali ke tengah masyarakat dapat lebih berguna dan tidak mengulangi kesalahan yang lalu.

“Tentunya kami menggandeng stakeholder terkait mengajarkan beberapa keterampilan yang nantinya akan diberi sertifikat,” jelasnya kepada koranbanjar.net.

Dalam acara ini, pihak LP Perempuan Martapura menggandeng awak media bertujuan melakukan publikasi terhadap hasil keterampilan para napi.

“Peran media di sini tentunya sangat penting, karena nantinya mereka akan mengekpos sejauh mana keterampilan dimiliki oleh para napi,” sambung Yunengsih.

Ia menambahkan, Program Media Gathering ini mendukung resolusi pemasyarakatan yang telah dideklarasikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan pada Januari lalu.

“Harapannya resolusi pemasyarakatan ini dapat diwujudkan oleh UPT Pemasyarakatan di level paling bawah berkolaborasi stakeholder dan rekan media sehingga dapat melaksanakan dengan baik,” ucap Kalapas Perempuan Martapura.

Kegiatan pembinaan dalam kegiatan ini untuk LP Perempuan Martapura ada sebanyak 14 kegiatan tahun 2020. Setiap kegiatan pembinaan harus diikuti oleh 20 warga binaan.

“Keterampilan yang akan diberikan seperti merias pengantin, menjahit, tata boga dan tata busana serta masih banyak lainnya yang berkaitan dengan perempuan. Diharapkan nantinya ketika mereka keluar dari sini dapat berguna di tengah masyarakat dan lingkungannya,” imbuh Yunengsih.

Senada, Kalapas Narkoba Karang Intan Sugito, pihaknya juga sudah menyiapkan 25 jenis kegiatan keterampilan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membekali diri para warga binaan setelah keluar lapas. Sehingga mereka mempunyai keahlian untuk menopang hidupnya dan tidak lagi melakukan kejahatan serta dapat berguna di tengah masyarakat,” harap Sugito.

Ia berharap kepada awak media, bisa mengekpos ke pada masyarakat luas bahwa para warga binaan di Lapas, sebab penghuni LP bukanlah orang yang harus dijauhi maupun dimusuhi.

“Dengan pendekatan kemanusiaan masih ada peluang mantan warga binaan akan menjadi orang yang baik, dan berguna bagi lingkungan sekitarnya,” tutup Kalapas Narkoba Karang Intan. (har/dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: