Masyarakat Banjarbaru Keluhkan Proyek Pembangunan Jalan Diduga Dialihkan Sebagian

Pembangunan jalan di Tegal Arum RT.44, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalsel. (Sumber foto: Sayfullah untuk koranbanjar.net)

Masyarakat Tegal Arum RT.44, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalsel mengeluhkan proyek pembangunan jalan yang diduga dialihkan sebesar 200 meter dari 700 meter ke jalan gang kaplingan. Akibatnya, hingga kini jalan tersebut belum selesai sepenuhnya.

BANJARBARU, koranbanjar.net – Meski masyarakat sekitar mengakui, telah mengajukan proposal sejak tahun 2018-2019 ke PUPR tapi baru sekarang proposal itu direspons.

“Kami mengajukan proposal lurus 2500 meter. Gugur proyek 700 meter dan tidak tertera di plang kontrak, bahwa yang 200 meter di alihkan ke jalan gang kaplingan,” ujar Warga sekitar, Sayfullah.

Ia menambahkan, di plang pemberitahuan tidak tertera jumlah panjang jalan. Sehingga, masyarakat tidak bisa mengontrol pelaksanaan jalan tersebut.

Ia berharap, pembangunan jalan lebih transparan dan lebih jelas pemberitahuannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PUPR Kota Banjarbaru.

Diketahui, pembangunan jalan Tahun Anggaran 2021 ini tertulis pekerjaan untuk peningkatan jalan Sempati Ujung Kelurahan Syamsudin Noor, dengan nilai kontrak Rp 2.560.800.000,- menggunakan sumber dana APBD Kota Banjarbaru.

Tanggal kontrak 7 April 2021 dengan waktu pelaksanaan dan pemeliharaan selama 180 hari. Kontraktor PT. Cendana Prima Perkasa serta Konsultan Pengawas CV. Seno Nugraha Konsultan. (MJ-37/YKW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *