Pemkab Barito Kuala melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Kabupaten Barito Kuala kembali menggelar penganugrahan penghargaan lomba inovasi daerah tingkat Kabupaten Barito Kuala tahun 2023, Kamis (5/10/2023) di Aula Selidah Marabahan.
BATOLA, koranbanjar.net – Lomba inovasi daerah tingkat Kabupaten Barito Kuala tahun 2023 ini memiliki tiga kategori. SKPD, umum, dan pelajar.
Untuk kategori SKPD dan umum, mendapatkan hadiah uang tunai dengan nominal yang sama. Juara 1 mendapatkan hadiah Rp10 juta. Juara 2 Rp7,5 juta. Dan juara 3 dengan nominal Rp5 juta.
Sedangkan untuk kategori umum, juara pertama mendapatkan hadiah Rp7,5 juta. Juara 2 Rp5 juta. Dan untuk juara 3 Rp3,5 juta.
Ketua panitia pelaksana, Lasiman mengatakan tahun ini peserta lomba inovasi, mengalami peningkatan. Diikuti 60 peserta. Atau naik 300 persen dari tahun 2022 yang hanya diikuti 20 peserta.
“Namun dari segi kualitas harus ditingkatkan. Dari 60 inovasi, hanya 20 inovasi yang bisa dilanjutkan untuk mengikuti innovation government award di Kementrian Dalam Negeri,” ungkap lelaki yang menjabat Kabid Litbang itu.
Lasiman mengungkapkan lomba ini dimaksudkan untuk menciptakan budaya inovasi di lingkungan Pemkab Batola. Sehingga inovasi yang dihasilkan dapat meningkatkan kinerja dan daya saing Pemkab Batola.
“Seluruh peserta yang menang nantinya akan diikutsertakan pada Kalsel inovation award (KIA) yang digelar Pemprov Kalsel tahun 2024,” tutupnya.
Sementara itu Pj Bupati Batola Mujiyat melalui Sekdakab Batola mengatakan, penganugrahan penghargaan lomba inovasi daerah ini merupakan bentuk perhatian dan keseriusan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dan percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah.
“Inovasi-inovasi yang ada ini diharapkan dapat di aplikasikan dan dimanfaatkan dengan baik. Sehingga memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Terlahir dalam sambutan tertulisnya itu, Mujiyat berharap semua SKPD terus menciptakan berbagai program dan kegiatan. Serta kebijakan yang memiliki inovasi dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik maupun berbagai inovasi lainnya.
“Itu dapat memotivasi dan memacu kinerja birokrasi dalam pemberian pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.
Pada penganugrahan penghargaan lomba inovasi daerah tingkat Kabupaten Barito Kuala tahun 2023, untuk kategori SKPD, juara 1 Dinas PMD Kabupaten Batola, inovator Irfan Rachmady dengan inovasi fasilitasi seleksi penerimaan perangkat desa melalui CAT, inovator oleh Irfan Rachmady. Juara 2 dimenangkan Dinas Kesehatan inovator Helda Erlena dengan inovasi pemberian makanan tambahan ibu hamil dan anak balita (PERMATA BUNDA). Sedangkan juara 3, Dinas Pendidikan Kabupaten Batola, inovator, Lulut Widiyanto Putro dengan inovasi sistem pelayanan satu pintu (SIPELATU).
(max/rth)