oleh

Lambatnya Proses Kasus Dugaan Korupsi KONI, Wakil Ketua KONI Angkat Bicira

BANJARBARU, koranbanjar.net – Kasus dugaan korupsi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru yang kini sudah dalam penyidikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru masih belum menemukan titik terang hingga 2020 ini.

Warta terakhir dari Kasi Tipidsus dari Kejari Banjarbaru Mahardika. “Kita usahakan secepatnya, pastinya kita ada beberapa tahapan-tahapan,” ucapnya.

Merasa resah dengan lamanya kasus ini, Wakil Ketua Koni Banjarbaru Said Subari mengatakan, harusnya pihak Kejari bisa dengan cepat menangani kasus tersebut.

“Jikalau memang ada tersangka, ya dihukum. Namun jika tidak ada, sudah clearkan,” tegasnya, Rabu (22/1/2020) kemarin di rumahnya.

Lambatnya penanganan kasus ini, ujar Subari, membuat KONI kurang maksimal dalam beberapa Cabang Olahraga (Cabor).

“Kepengurusan KONI sedikit terganggu, karena lamanya penyelesaian kasus ini. Kejaksaan, kalau sudah jelas ada tersangkanya ya hukum, kita ini kan negara hukum. Tapi bila tidak ada bebaskan, jangan seperti ini digantung-gantung,” ungkap Subari.

Diketahui, kasus dugaan korupsi dana hibah untuk KONI Banjarbaru yang diperuntukkan pembinaan KONI dan Bonus para atlet porprov 2017 silam, sudah berjalan kurang lebih 7 bulan. (san/maf)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: