Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Konten Kreator Ungkap Cara Berbisnis dan Promo Usaha di Media Sosial

  • Bagikan
Ilustrasi bisnis online. Foto oleh Anthony Shkraba dari Pexels

Memulai bisnis online terkadang menimbulkan keraguan tersendiri bagi sebagian orang. Banyak yang berpikir apakah rugi atau tidak nantinya. Bahkan ada pula yang ragu apakah biaya operasionalnya akan menguras pendapatan. Padahal, dalam kondisi ekonomi yang semakin tidak menentu seperti saat ini, perusahaan yang menjalankan bisnis offline kebanyakan gulung tikar alias bangkrut.

JAKARTA, Koranbanjar.net – Media sosial tidak hanya digunakan untuk membagikan momen istimewa kepada khalayak umum, tapi juga digunakan untuk menambah penghasilan alias berbisnis.

Hal ini juga diungkap konten kreator sekaligus travel blogger, Asoka Remadja yang menyarankan berbisnis lewat media sosial sebaiknya dimulai dari hobi.

“Jika memulai sesuatu dari hobi atau hal yang disukai, maka kita akan mengerjakannya dengan semangat dan hati yang senang,” ujar Asoka dalam acara diskusi bersama Allianz Indonesia beberapa waktu lalu.

Asoka mengatakan saat hobi bisa mendatangkan peluang penghasilan tambahan, maka segera ambil peluang tersebut dengan semakin mengembangkan pengetahuan dan memanfaatkan media sosial yang sesuai target pasar.

“Media sosial adalah salah satu fasilitas yang mampu menjangkau banyak sekali pengguna di berbagai segmen dan lokasi.” tutur Asoka.

Sementara target pasar, kata lelaki yang juga plant enthusiast itu menyebutkan pengenalan target pasar atau target konsumen yang ingin dituju, seperti remaja, anak-anak atau pekerja kantoran sangatlah penting.

Target pasar juga akan mempermudah promosi untuk kalangan tertentu di media sosial, hingga meminimalisir biaya promosi karena target yang jelas. Biasanya target pasar di media sosial adalah followers dari bisnis yang digeluti.

“Penting bagi para pegiat bisnis untuk mengenali target pasar dan bagaimana menjalin engagement yang dapat meningkatkan performa bisnisnya,” jelas Asoka.

Sementara itu menurut DataReportal di 2021, Instagram merupakan platform media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia, dimana 86,6 persen dari masyarakat Indonesia usia 16 hingga 64 tahun menggunakan Instagram.

Selain itu, menurut perusahaan riset pemasaran Ipsos di 2018, 81 persen pengguna Instagram menggunakannya untuk mempelajari lebih lanjut tentang brand atau usaha yang mereka sukai.

Selanjutnya, 76 persen dari pengguna Instagram akan membeli produk dari sebuah brand setelah menemukannya di Instagram, baik brand lokal maupun internasional.(koranbanjar.net/suara.com)

  • Bagikan

Respon (1)

  1. Saya rasa content creator ini adalah salah satu peluang usaha yang semakin menjanjikan kedepannya. Baik untuk bisnis atau pekerjaan di bidang content creator di perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *