Komisi III DPRD Kalsel Panggil Pihak Terkait, Penanganan Longsor Jalan Satui

Komisi III DPRD Kalimantan Selatan menggelar rapat, untuk mencari solusi penanganan longsor jalan Satui, Selasa, (25/10/2022). (Foto: Humas DPRD Kalsel/Koranbanjar.net)
Komisi III DPRD Kalimantan Selatan menggelar rapat, untuk mencari solusi penanganan longsor jalan Satui, Selasa, (25/10/2022). (Foto: Humas DPRD Kalsel/Koranbanjar.net)

Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) memanggil Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Dinas ESDM, Inspektur Tambang Kalsel, PT. Arutmin Indonesia, PT. MJAB, LSM Kaki Kalsel, dan LSM Forbes Kalsel, terkait putusnya jalan nasional kilometer 171 kecamatan Satui, kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (25/10/2022).

BANJARMASIN, koranbanjar.netRapat yang dibuka langsung oleh ketua DPRD provinsi Kalsel, H. Supian HK Ini berjalan alot, dikarenakan kedua belah pihak perusahaan tambang yang konsesi tambangnya berdekatan dengan lokasi longsor, mengklaim sudah bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Cipto Prayitno perwakilan dari PT. Arutmin Indonesia mengatakan, pihaknya melakukan aktivitas pertambangan jauh dari lokasi longsor yang terjadi saat ini.

“Kami melakukan aktivitas pertambangan sekitar kurang lebih 750 meter ke arah utara dari lokasi terjadinya longsor saat ini, dan hal itu sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, ungkap Cipto.

“Terkait putusnya jalan nasional ini, PT. Arutmin Indonesia berkomitmen dan berkonsentrasi untuk membantu pembuatan jalan alternatif dengan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, diharapkan nanti masyarakat bisa lebih nyaman melewati jalan alternatif tersebut,” ucapnya.

Wakil ketua komisi III DPRD Kalsel, Rosehan NB, disela rapat mengatakan, perlu adanya peran aktif dari BPJN untuk terus mengabarkan perkembangan terbaru dari aktivitas perbaikan jalan Satui, melalui media cetak dan elektronik, lebih khusus melalui media sosial resmi BPJN.

“BPJN harus update perkembangan terbaru dari aktivitas perbaikan jalan Satui, agar masyarakat tidak resah menunggu informasi terkait permasalahan ini,” kata Rosehan.

Ditemui diakhir rapat, ketua komisi III DPRD Kalsel, H. Hasanuddin Murad, S.H. mengatakan, pihaknya masih menunggu kajian dari BPJN terkait kelayakan tanah, untuk memastikan jalan nasional ini akan di pindah atau dipertahankan.

Lebih lanjut dikatakan Hasanuddin Murad, hari jum’at pekan ini, komisi III DPRD Kalsel bersama dinas ESDM akan sama-sama berkoordinasi ke Kementerian terkait, membahas permasalahan jalan longsor Satui, sekaligus mendesak kementerian meninjau langsung ke tempat terjadinya longsor. (Bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *