Baznas

Kebakaran Melanda Jawa Laut, 4 Rumah Ludes, Warga Panik dan Lakukan Ini …

  • Bagikan

MARTAPURA, koranbanjar.net – Suara sirine mobil Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) datang bersahutan. Warga Desa Jawa Laut, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar gaduh. Dari kejauhan, api membumbung tinggi disertai asap hitam menutupi langit.

Sedikitnya 4 rumah milik warga Desa Jawa Laut, Gang Flamboyan, RT 05, RW 02 Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis siang sekitar pukul 12.00 wita itu ludes dilalap api. Keempat rumah tersebut milik Rudiyati, Rusnah, Jamaludin dan Enor.

Informasi yang dihimpun koranbanjar.net, Kamis siang, (15/04) itu warga Desa Jawa Laut dikejutkan dengan teriakan api oleh waraga sekitar, tepatnya di perempatan jalan yang berada di Gang Flamboyan.

Api yang diduga berasal dari rumah Enor sangat cepat membesar, mengingat bangunan rumah itu hanya berbahan kayu.

Kegaduhan juga mengagetkan Zenah. Saat ditemui wartawan koranbanjar.net dia mengutarakan, awal kejadian dia sedang memasak di dapur, kemudian dia dikagetkan dengan tindakan spontan anaknya yang tergesa-gesa mengambil ember berisi air, dan sambil mengatakan api.

“Aku tadi pas bemasak di dapur, habis itu bekajutan anak ku becari ember banyu, sambil besuara api-api…jar,” kisahnya.

Sontak dia pun terkaget dan kebingungan, namun sebelum dia keluar dari dapur dia sempat mematikan kompor, karena ketakutan saat melihat si Jago Merah berada tepat di seberang rumah.

Kebakaran yang terjadi di Desa Jawa Laut itu diduga telah dipicu hubungan arus pendek listrik. Sebab sebelum kebakaran terjadi, di Desa Jawa Laut terjadi pemadaman listrik. Ketika listrik sudah normal lagi, saat itulah api yang berasal dari rumah Enor terlihat.

Warga lain, Fahruraji yang masih satu rumah dengan mertuanya juga kaget setelah melihat rumah mertua yang dia tinggali ludes terbakar api.

“Waktu itu ulun handk kemari, rumah mintuha ulun Enor, tau-tau sudah benyala,” ucapnya.

Respon cepat dari sejumlah BPK berhasil memadamkan api, setelah 4 rumah terbakar. Mobil BPK cukup kesulitan menjangkau lokasi, mengingat kawasan tersebut merupakan wilayah padat penduduk.(zdn)

  • Bagikan