Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Kebakaran di Kelayan Banjarmasin saat Mandi Jenazah, Warga Panik Antara Selamatkan Jenazah atau Rumah

  • Bagikan
Kebakaran di Kelayan Banjarmasin hanguskan 8 rumah warga. (foto: leon)
Kebakaran di Kelayan Banjarmasin hanguskan 8 rumah warga. (foto: leon)

Warga Kelayan A Gang Sajiran Banjarmasin mendadak panik, saat memandikan jenazah salah satu warga yang meninggal dunia, tiba-tiba dikagetkan munculnya kobaran api di salah satu rumah warga, tepatnya berhadapan dengan rumah warga yang meninggal dunia.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Warga yang tertimpa musibah karena mertuanya meninggal dunia yakni, Heri kepada koranbanjar.net, Minggu (21/11/2021) menceritakan, saat kebakaran dia bersama warga sedang memandikan jenazah almarhum mertuanya.

“Saya langsung kaget, bingung soalnya api itu tiba – tiba ada cepat sekali membesar, kami semua panik yang mana mau diangkat dan diselamatkan, sepeda motor atau jenazah mertua saya, akhirnya saya angkat mertua saya dan saya amankan jauh dari kebakaran,” tuturnya.

Ditambahkan warga lainnya, Ahyat, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita, dan berlangsung cukup lama hingga 1,5 jam.

Dirinya mengungkapkan puluhan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) agak terkendala akses masuk menuju lokasi kebakaran. Di samping itu minim sumber air.

umah Jenazah warga berhadapan dengan lokasi kebakaran berjarak 2 meter.(foto: leon)
umah Jenazah warga berhadapan dengan lokasi kebakaran berjarak 2 meter.(foto: leon)

“Akhirmya air bawah rumah termasuk air got disiramkan, itu pun airnya tidak keluar maksimal, tersendat-sendat, mungkin sampahnya banyak jadi tertutup sampah,”  ungkapnya.

Ketua RT 8 Gang Sajiran, Muhardi mengaku saat terjadi amukan api dirinya sedang tidak berada di tempat ada urusan. Ditanya penyebab asal muasal kebakaran, dirinya pun juga tidak mengetahui, hanya mengetahui jumlah rumah warganya yang luluh lantak akibat kobaran si jago merah.

“Ada delapan rumah yang hangus, kondisinya ada yang 100 persen terbakar, ada yang hanya sebagian,” sebutnya.

Sementara dari pihak Polsek Banjarmasin Tengah ketika media ini meminta keterangan menginformasikan, penyebab sementara kebakaran karena ada arus pendek korslet.

Kapolsek Banjarmasin Tengah , Kompol Susilo melalui Kanit Reskrim, Ipda I Gusti Ngurah Utama Putra menerangkan untuk korban jiwa tidak ada, namun kerugian materiil kurang lebih sekitar Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

“Sementara kami memasang garis police line di lokasi kebakaran dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.(yon/sir)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *