Tak Berkategori  

Kasatpol PP dan Damkar Kalsel Menyatakan Siap Sukseskan HPS 2018

BANJARBARU,KORANBANJAR.NET – Semua komponen terus melakukan persiapan untuk menyambut perhelatan akbar peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 tahun 2018, yang akan diadakan pada bulan Oktober ini di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala (Batola), dan di kawasan perkantoran Setdaprov Kalsel, Banjarbaru.

Kasatpol PP Damkar Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman, menyatakan, satuannya sudah sangat siap dalam membantu tugas pengamanan pada peringatan HPS 2018 yang bakal dihadiri puluhan dubes negara sahabat itu.

“Pastinya membantu jajaran TNI dan Polri dalam melakukan pengamanan demi terciptanya situasi yang kondusif, terutama saat perhelatan HPS berlangsung,” jelas Syamsir, Selasa (2/10).

Pada saat perhelatan HPS 2019 dilaksanakan nanti, lanjut Syamsir, Satpol PP dan Damkar Pemprov Kalsel berada di posisi Ring III setelah Polri dan TNI.

Diakuinya, selain persiapan perhelatan akbar yang akan dihadiri Presiden Jokowi itu, sekarang ini Satpol PP dan Damkar Pemprov Kalsel terus bersiaga untuk menjaga keamanan di area persawahan di Desa Jejangkit Muara. Karena, seperti diketahui, di daerah itu banyak terdapat peralatan untuk mendukung suksesnya pelaksanaan HPS 2018, seperti alat-alat pertanian, pompa air, alat-alat berat, dan lain sebagainya.

“Di lokasi HPS, yaitu di Desa Jejangkit, kita sudah siagakan satuan untuk menjaga keamanan di sana. Karena di sana banyak terdapat alat-alat pertanian maupun alat berat lainnya,” katanya.

Tidak hanya dari segi keamanan, Syamsir yang baru menjabat sebagai Kastpol PP dan Damkar Kalsel ini juga menyiagakan satuannya, yaitu Pemadam Kebakaran, untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Desa Jejangkit Muara.

Maklum saja, saat ini Desa Jejangkit merupakan lahan yang sangat rawan terjadi kebakaran. Bahkan, dalam sebulan terakhir, sudah terjadi beberapa kali kebakaran hutan dan lahan hingga sempat beberapa kali dilakukan water bombing menggunakan helikopter untuk memadamkan lahan yang terbakar karena sulit untuk dijangkau melalui jalur darat.

Beberapa kali kebakaran lahan di Jejangkit juga mengancam tanaman padi di persawahan HPS 2018. Namun berkat kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran, kebakaran tak meluas dan dapat dicegah.

“Bahkan Gubernur Sahbirin Noor, turun langsung untuk memadamkan kebakaran lahan di Jejangkit,” ujar Syamsir. (hmsprov/dny)