Kapolri Minta Jajaran Terus Edukasi Soal Larangan Mudik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada semua jajaran terus  edukasi kepada masyarakat tentang larangan mudik demi pencegahan penyebaran Covid-19.

JAKARTA, koranbanjar.net –
Sembari meninjau arus mudik lebaran Idul Fitri di pos penyekatan Km 31 Tol Jakarta-Cikampek, bersama beberapa pejabat negara, Sigit meminta kepada seluruh jajaran kepolisian untuk terus bersabar memberikan sosialiasi.

Serta edukasi kepada masyarakat terkait dengan kebijakan pelarangan mudik Lebaran di tengah Pandemi Covid-19.

“Terus bersabar dan memberikan sosialisasi kepada para pemudik, dengan harapan keluarga kita tidak terdampak Covid-19, ini terus menerus,” katanya, awal pekan tadi.

Dengan adanya edukasi dan sosialiasi soal larangan mudik, lanjut Sigit, hal itu bisa menyelamatkan rakyat dari penyebaran virus corona sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik selama masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, Sigit menyebut, dengan adanya larangan mudik, arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek pun mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan jika tidak adanya larangan mudik.

“Telah terjadi penurunan untuk mencegah pada situasi normal 80 juta ditekan dengan edukasi menjadi 14 juta. Pemerintah meniadakan mudik demi keselamatan rakyat,” terangnya.

Di kesempatan itu, Sigit juga meminta kepada jajaran kepolisian yang bertugas saat lebaran untuk melakukan pengawasan ketat di beberapa wilayah Aglomerasi dan tempat-tempat wisata yang berpotensi ramai dikunjungi masyarakat saat libur Idulfitri.

“Ke depan kegiatan di wilayah aglomerasi terjadi arus silaturahmi dan kunjungan tempat wisata, maka dilakukan protokol kesehatan secara ketat,” jelas mantan Kapolda Banten ini

Terkait persiapan arus balik, Sigit menegaskan harus ada persiapan yang matang untuk memastikan pencegahan penyebaran virus Corona. Misalnya, melakukan tes swab antigen kepada masyarakat.

“Rumah sakit agar dikoordinasikan dan dipersiapkan dari sekarang sebagai rujukan Covid-19. Antigen juga dipersiapkan kalau kurang akan ditambah oleh Menkes. Dan Walaupun sudah divaksin tetap jalankan protokol kesehatan,” imbaunya.(yon/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *