BNN

Kabupaten Banjar Monitoring Potensi Bencana Karhutla

  • Bagikan
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Irwan Kumar. (Foto: ist)
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Irwan Kumar. (Foto: ist)

Pemkab Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar terus berupaya monitoring potensi bencana karhutla atau kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Banjar, dengan peningkatan kemampuan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, juga komunikasi dan koordinasi.

BANJAR,koranbanjar.net – Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pihak BPBD Kabupaten Banjar selalu rutin melakukan patroli ke kawasan rawan atau potensi bencana.

Berulang kali pula sosialisasi disampaikan kepada masyarakat tentang bahaya karhutla, seperti pembukaan lahan yang dibakar sengaja atau tidak sengaja.

BACA:  Mahasiswa Papua Tuntut Kemerdekaan; "NKRI No, Referendum Yes"

“Malah beberapa tandon masih dipinjamkan atau ditempatkan kepada beberapa desa yang rawan air bersih dan rawan potensi bencana karhutla,” kata Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Irwan Kumar waktu lalu kepada koranbanjar.net.

Langkah kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banjar terhadap kemungkinan terjadinya bencana di wilayah Kabupaten Banjar antara lain latihan bersama penanggulangan karhutla dan koordinasi intensif dengan pihak terkait.

Sebab, tandon-tandon tidak hanya diperlukan dan disiapkan saat terjadinya bencana karhutla tapi juga berguna saat musibah banjir dan pasca banjir. Sehingga, alasan ini kenapa tandon-tandon belum ditarik ke BPBD Kabupaten Banjar.

BACA:  Deklarasikan Pilkada Damai, Demi Suksesnya Pilkada 2020

“Pasca banjir masih banyak masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih,” imbuh Irwan.

Mengantisipasi terjadinya karhutla, BPBD Kabupaten Banjar selalu siaga dengan monitoring  seluruh rawan bencana melalui operator radio di kecamatan, diteruskan laporannya ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Berkoordinasi institusi terkait menyalurkan logistik bagi warga terdampak musibah bencana putting beliung dan kebakaran perumahan.

“Distribusi logistik terdampak bencana puting beliung dan kebakaran, tidak ada kendala dan lancar saja kami salurkan,” katanya. (dya)

 

 

 

 

(Visited 3 times, 1 visits today)
  • Bagikan

(Visited 3 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *